Minggu, 26 April 2026

Internasional

Taliban Ancam Keluarga Mahasiswa Afghanistan di Inggris

Keluarga warga Afghanistan yang sedang belajar di Inggris diancam oleh Taliban, kata seorang politisi Inggris.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota Taliban mendirikan pos pemeriksaan di Kabul, Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Keluarga warga Afghanistan yang sedang belajar di Inggris diancam oleh Taliban, kata seorang politisi Inggris.

Lima mahasiswa Afghanistan Universitas Sussex dengan beasiswa Chevening yang dievakuasi dari Afghanistan tidak diizinkan membawa keluarga ke Inggris.

Anggota parlemen Partai Hijau Inggris Caroline Lucas, Selasa (28/9/2021) mengatakan di bawah aturan Kantor Luar Negeri Inggris, mahasiswa hanya ditemani keluarga dekat.

Seperti pasangan atau anak-anak di bawah usia 18 tahun, lansir The Guardian.

Para mahasiswa memberi tahu Lucas, telah menerima pesan WhatsApp dari Taliban yang mengancam nyawa tanggungan mereka yang sudah lanjut usia.

Termasuk saudara kandung mereka yang masih berada di Afghanistan.

Lucas berkata lima mahasiswa itu benar-benar putus asa tentang keselamatan keluarga mereka dengan kesedihan yang meningkat.

Baca juga: Taliban Minta Dunia Lanjutkan Penerbangan ke Negaranya, Bandara Kabul Siap Beroperasi Penuh

Dikatakan, seusai mengetahui keluarga mereka berada dalam risiko justru karena keputusan untuk mengambil penempatan di Chevening.

Dia menambahkan ayah dari dua mahasiswa telah dibunuh oleh Taliban dua tahun lalu.

Satu mahasiswa mengaku telah mendengar laporan kelompok itu telah menekan seorang kerabatnya.

Mantan pemimpin Partai Hijau itu mengatakan telah mengangkat masalah ini dengan Kantor Luar Negeri, Kantor Dalam Negeri, dan sekretariat Chevening.

Tetapi hanya menerima keheningan yang memekakkan telinga sebagai tanggapan.

Dia menuduh pemerintah Inggris gagal memberikan jaminan yang jelas kepada orang-orang yang berusaha meninggalkan Afghanistan.

Inggris telah berjanji menerima 5.000 pengungsi dalam 12 bulan pertama dan hingga 20.000 selama periode lima tahun.

Skema ini belum dimulai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved