Internasional
Jordania Buka Penuh Perbatasan dengan Suriah, Jalur Perdagangan Utama Sebelum Perang
Jordania membuka kembali penyeberangan perbatasan utama dengan Suriah pada Rabu (29/9/2021). Pembukaan itu menyusul desakan negara-negara Arab untuk
Sebelum konflik di Suriah, perlintasan Nasib-Jaber merupakan jalur transit ratusan truk setiap hari yang mengangkut barang antara Eropa, Turki dan Teluk.
Pengusaha dari Jordania sebagian besar telah menghindari berurusan dengan Suriah.
Setelah keluarnya Caesar Act 2019, sanksi AS terberat yang melarang perusahaan asing berdagang dengan Damaskus.
Amman berharap perdagangan lintas batas dan jaringan transportasi yang diperbarui akan membantu meningkatkan ekonominya yang dililit utang.
Pengusaha Jordania telah melobi pemerintah untuk meminta Washington melonggarkan pembatasan impor dari Suriah.
Di mana para pedagang telah lama memiliki kemitraan yang erat.
Satu-satunya penyeberangan perbatasan Suriah yang biasanya beroperasi adalah dengan Lebanon.
Baca juga: Konvoi Truk BBM dari Suriah Masuk Lebanon, Hizbullah Gambarkan Sebagai Kemenangan Rakyat
Assad telah memulihkan sebagian besar Suriah, tetapi daerah-daerah yang signifikan tetap berada di luar kendalinya.
Pasukan Turki dikerahkan di sebagian besar utara dan baratlaut.
Telah menjadi benteng pemberontak terakhir dan pasukan AS ditempatkan di timur dan timurlaut yang dikuasai Kurdi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perbatasan-jordania-dan-suriah.jpg)