Minggu, 10 Mei 2026

Berita Pidie

46 Peserta Ikut Bimtek Layanan KUA Digital, Data Nikah Bisa Diakses Tanpa Ribet Bawa Buku

"Ini menjadi program unggulan Kemenag dalam melayani masyarakat dengan mempersiapkan segala fasilitas pendukung secara maksimal, " sebut Tarmizi

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas Kemenag Pidie
Kepala KTU Kantor Kementerian Agama Pidie, Tarmizi M Nur SAg MPd (kiri) memberikan arahan kepada 46 peserta dari 23 KUA tentang layanan berbasis digital, Kamis (30/9/2021). SERAMBINEWS.COM/DOK Humas Kemenag Pidie 

"Ini menjadi program unggulan Kemenag dalam melayani masyarakat dengan mempersiapkan segala fasilitas pendukung secara maksimal, " sebut Tarmizi

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 46 peserta (operator dan Kepala KUA) mewakili 23 Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Pidie mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) berbasis digital.

Salah satu kemajuan nantinya, data pernikahan bisa diakses melalui aplikasi tanpa ribet harus membawa buku nikah.

Kepala Kantor Kemenag Pidie, Drs Abdullah AR MAg melalui Kepala Tata Usaha (KTU), Tarmizi M Nur SAg MPd kepada Serambinews.com Kamis (30/9/2021) mengatakan, kegiatan Bimtek berbasis digital
sebagai langkah dalam penerapan teknologi digital sebagai tindak lanjut pasca dilakukan Launching program revitalisasi Prioritas.

"Ini menjadi program unggulan Kemenag dalam melayani masyarakat dengan mempersiapkan segala fasilitas pendukung secara maksimal, " sebut Tarmizi M Nur.

Baca juga: Pangdam Tinjau Lokasi TMMD

Baca juga: BMA-BLK Latih Masyarakat Miskin jadi Teknisi AC

Baca juga: Seleksi Penerimaan Duta Digital Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi untuk Lulusan Minimal D3

Adapun setiap KUA di 23 Kecamatan di Pidie pada intinya mesti melengkapi sarana dan prasarana, sistem pelayanan secara prima, ramah, dan murah.

Selain itu juga ketersediaan digitalisasi serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Maka dengan dengan adanya kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan mentalitas terutama kecakapan, keahlian, serta keterampilan yang berhubungan dengan standar pelayanan publik yang berbasis digital.

"Kami sangat menekankan agar operator yang bernaung di KUA masing-masing menjadi penanggung jawab dalam bidang administrasi maka wajib menguasai tentang IT.

Oleh karena itu penting sekali sebagai operator memahami tentang IT,"jelasnya.

Sehingga, nantinya setelah adanya Bimtek ini segala laporan kedinasan di KUA bisa disampaikan secara digital tidak lagi manual seperti sekarang.

Begitu juga data seseorang sudah menikah bisa diakses melalui jaringan internet.(*)

Ditambahkan Tarmizi M Nur, rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kemenag dalam mewujudkan terciptanya pelayanan prima pada KUA di kabupaten Pidie.

Hal ini mengingat semakin canggih dan berkembangnya teknologi informasi maka harus dikaji, dipahami, serta dipelajari dengan sebaik mungkin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved