Berita Aceh Utara
Setelah Hujan Semalaman, Empat Kecamatan di Aceh Utara Kembali Dilanda Banjir
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air meluap dari Krueng (sungai), Keureuto dan Krueng Pase, sehingga merendam puluhan desa
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasanKabupaten Aceh Utara pada Kamis (30/9/2012) menyebabkan air meluap dari Krueng (sungai), Keureuto dan Krueng Pase, sehingga merendam puluhan desa.
Bahkan dua titik tanggul Krueng Pase di kawasan Desa Mancang dan Desa Tanjong Awe Kecamatan Samudera, Aceh Utara jebol.
Sehingga banjir yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Samudera lebih parah dibandingkan dengan desa di kecamatan lainnya.
Baca juga: Debit Air Krueng Langsa Mulai Naik, BPBD Imbau Warga Sekitar DAS Waspada Banjir
“Banjir ini karena meluap dan juga ada tanggul sungai yang jebol,” ujar Pelaksana Tugas (plt) Kepla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Murzani kepada Serambinews.com, Jumat (1/10/2021).
Lima Kecamatan yang terendam banjir, Kuta Makmur, Geureudong Pase, Samudera, Matangkuli dan Pirak Timu.
“Banjir di Samudera ikut merendam jalan nasional lintas Banda Aceh-Medan sepanjang 100 meterdi kawasan Desa Mancang,” kata Murzani.
BPBD Aceh Utara sudah turun ke sejumlah lokasi banjir untuk melakukan pendataan terhadap titik banjir.
“Masih terus kita lakukan pendataan dan kita mengimbau kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati dan selalu waspada dengan kondisi banjir,” ujar Murzani.(*)
Baca juga: VIDEO - Miris, Bayi Piatu Usia 3 Tahun Ditemukan Temani Nenek yang Sudah Terbujur Kaku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-aceh-utara-pada-oktober-2021.jpg)