Breaking News:

BI Dorong Investor Masuk ke Aceh

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Achris Sarwani menyatakan, guna meningkatkan kinerja investasi

Editor: hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala BI Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, Kadistan Aceh Besar, Jafar, Kabid Tanaman Pangan Distanbun Aceh Safrizal, lakukan panen padi organik di Gampong Ie Alang, Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Jumat (1/10/2021). 

BANDA ACEH - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Achris Sarwani menyatakan, guna meningkatkan kinerja investasi di Aceh, pihaknya sudah melakukan tiga kegiatan di akhir September lalu. 

Ketiga kegiatan itu, katanya, tata cara pembuatan regulasi yang solutif dan aplikatif, cara berpromosi daerah ke negara-negara sumber investasi, dan mempersiapkan suplai proyek-proyek investasi yang clean dan clear untuk Aceh.

Dijelaskan, ketiga kegiatan itu dilakukan pada 28-30 September 2021 dalam acara capacity building dan dedicated team meeting di Kantor BI Perwakilan Aceh, di Banda Aceh. Kegiatan itu hasil kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal Pelayatan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, yang dihadiri perwakilan dari 23 kabupaten/kota yang membidangi investasi. “Banyak narasumber yang kami hadirkan, termasuk dari Bank Dunia,” terangnya, Minggu (3/10/2021).

Sedangkan di sesi promosi daerah, tambah Achris, pihaknya juga menampilkan insight dari perwakilan BI, melalui Indonesia Invesment Promotion Center (IPPC), di negara-negara utama sumber investasi, seperti Abu Dhabi, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Selain itu, kegiatan juga diisi materi teknik penyusunan prospek investasi dari segi informasi finansial, sehingga dapat menarik minat investor luar maupun dalam negeri untuk menanamkan modal di Aceh.

Dikatakan Achris, berdasakan data Asia Competitiveness Institute, dalam ukuran waktu 2015-2018, provinsi Aceh memiliki tren peningkatan dalam hal competitiveness From Sub-National Economies of Indonesia.

Pada tahun 2017, daya tarik investasi di Aceh masih berada di peringkat 25, tahun 2018 naik ke posisi 22, dari 34 provinsi. “Karena itu, kita perlu terus meningkatkan kinerja dalam menarik investor ke depannya,” ujar Achris.

Sementara itu, Kadis DPMPTSP Aceh, Martunis mengatakan, keberadaan satu kapal untuk memajukan investasi di Aceh menjadi modal penting, untuk membangun perspektif positif di Aceh. Untuk itu, Gubernur Aceh sudah menerbitkan SK tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Investasi Aceh. SK tersebut merupakan tonggak komitmen Pemerintah Aceh dan daerah dalam mewujudkan salah satu dari prioritas pembangunan Aceh, yaitu mendorong investasi dan pengembangan industri komoditas unggulan.

Melalui satuan tugas tersebut, kata Martunis, anggota yang terdiri dari lintas SKPA, legislatif dan intansi vertikal bersepakat untuk mengesampingkan eqo sektoral dan bahu membahu untuk mewujudkan prioritas menarik investor dan investasi sebanyak-banyaknya masuk ke Aceh.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved