Berita Olahraga
Ini Profil Sertu Andri Anto, Prajurit Kodim Aceh Utara Peraih Medali Emas Binaraga PON Papua
Penyumbang medali emas itu rupanya seorang anggota TNI bernama Sertu Andri Anto yang berdinas di Kodim 0103/Aceh Utara.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
"Lalu pada tahun 1999, saya lulus dan telah dilantik dengan pangkat Prajurit Dua dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Tamtama di Batalyon 527/Lumajang," ceritanya.
Kemudian, lanjutnya, belum terlalu lama bergabung dengan satuan barunya.
Sekitar tahun 2000, ia berangkat ke Ambon untuk melaksanakan operasi pemulihan keamanan.
Inilah awal karirnya berlatih mengangkat beban yang terbuat dari kaleng yang diisi cor-coran semen, dalam rangka mengisi waktu luang sambil terus mengamati perkembangan keamanan lingkungan tugasnya.
Baca juga: Binaraga Sumbang Emas Ketiga untuk Tanah Rencong
Sekembali dari tugas di Ambon, Andri berlatih fitnes secara rutin di lingkungan markasnya di Lumajang.
Pada tahun 2002 hingga 2003, Andri beserta satuannya tergabung dalam Satgas Rajawali melaksanakan operasi di Aceh Timur dan Utara.
Di tempat tugas ini pun, Andri mengisi waktu luangnya dengan berlatih olah beban yang terbuat dari semen dalam kaleng cat bekas.
Setelah bertugas di Aceh Timur dan Aceh Utara, ternyata seorang gadis asli Lhokseumawe bernama Fitrihati telah mencuri hati Andri.
Keduanya pun akhirnya melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.
Setelah dua tahun bertugas di Aceh akhirnya Andri beserta satuannya kembali ke pangkalan di Lumajang, Jawa Timur dengan meninggalkan kesan mendalam.
Baca juga: Binaragawan Aceh Persembahkan Medali Emas, Sisihkan Empat Pesaing dalam PON Papua 2021
Karena situasi keamanan di Aceh saat itu belum kondusif, lebih kurang 4 bulan kemudian Andri menikahi kekasihnya Fitrihati di Madiun.
Setelah pangkatnya menjadi Praka, dan telah dikaruniai dua putri yang cantik, Andri mengajukan pindah satuan ke Korem 011/Lilawangsa Aceh Utara, untuk selanjutnya ditempatkan di Kodim 0103/ Aceh Utara.
Selama bermukim di Lhokseumawe, aktivitas angkat beban terus dilakukan secara teratur.
Pimpinan TNI-AD memberi kepercayaan penuh kepadanya untuk serius berlatih binaraga.
Bentuk tubuh yang diharapkanpun sudah semakin nampak, sehingga ia mulai mencari pentas untuk mengikuti lomba binaraga.