Kamis, 16 April 2026

Kisah Penduduk Gua Lembah Bamiyan di Afghanistan, Dihantui Kemiskinan dan Kelaparan

Di balik lembah Bamiyan di Afghanistan yang bersejarah, terdapat penduduk yang tinggal di dalam gua-gua lereng gunung.

Editor: Faisal Zamzami
Bulent Kilic/AFP](Bulent Kilic/AFP
Anak-anak penduduk gua Lembah Bamiyan yang mayoritas dari etnis minoritas Hazara. 

SERAMBINEWS.COM, KABUL- Penduduk di Afghanistan masih dibayangi kemiskinan dan kelaparan.

Di balik lembah Bamiyan di Afghanistan yang bersejarah, terdapat penduduk yang tinggal di dalam gua-gua lereng gunung.

Mereka dalam kemiskinan dan kelaparan.

Lembah Bamiyan, Afghanistan masuk dalam Warisan Budaya UNESCO.

Dulunya memiliki sebuah patung Buddha raksasa, tetapi telah dihancurkan Taliban pada periode pertama mereka berkuasa.

Sekarang, di Lembah Bamiyan Afghanistan yang bersejarah setidaknya ada ratusan keluarga yang tinggal di gua-gua tebing batu pasir yang diukir oleh para biksu Buddha pada abad ke-5, seperti yang dilansir dari AFP pada Selasa (5/10/2021).

Mereka adalah komunitas yang termiskin di Afghanistan, dan semakin menderita ketika Taliban kembali berkuasa pada Agustus karena terputusnya bantuan internasional, naiknya harga pangan, dan pengangguran meningkat.

Tempat tinggal penduduk gua Lembah Bamiyan tersebut berada di beberapa km dari patung Buddha kuno raksasa berdiri.

Salah satu penduduk gua Lembah Bamiyan, Fatima bercerita bahwa sebagian guanya sekarang sudah runtuh karena hujan lebat pada 1,5 tahun yang lalu.

Bencana tersebut membuat wanita 55 tahun itu terpaksa harus tinggal bersama 3 anggota keluarga di gua yang lebih sempit berukuran 6 meter persegi.

"Kami tidak akan makan malam ini. Dan musim dingin akan segera datang.

Kami tidak memiliki apa pun untuk menghangatkan diri," kata Fatima dengan sebagian wajah tertutup hijab.

"Kita hidup dalam penderitaan dan kemalangan," ungkapnya meratapi.

Baca juga: Taliban Tak Bayar Tagihan Listrik, Afghanistan Terancam Kembali ke Abad Kegelapan

Baca juga: Ledakan Bom di Luar Masjid di Kabul Afghanistan, Korban Tewas Bertambah Menjadi 5 Orang

Buruh harian dari penduduk gua Lembah Bamiyan

Setelah konflik pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban pada Agustus, buruh harian dan kuli angkut semakin kesulitaan mendapatkan pekerjaan dan uang untuk makan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved