Roket Astros TNI AD Bisa Meluncur 39 Kilometer, Alutsista Jadi Ajang Swafoto Warga
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkagum-kagum melihat kecanggihan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik negara
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkagum-kagum melihat kecanggihan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik negara yang dioperasikan oleh TNI. Kepala Negara tak menyangka Indonesia memiliki banyak alutsista yang begitu canggih. Salah satu alutsista yang membuat Jokowi kagum adalah mobil peluncur roket Multiple Launcher Rocket System (MLRS) Astros II MK 6 AV atau Roket Astros milik TNI AD.
Jokowi takjub dengan kekuatan peluncur roket buatan perusahaan asal Brasil, Avibras Aerospacial. Sejak 2014, Indonesia sudah mengimpor hampir enam lusin mobil tempur tersebut. ”Kita sudah memiliki Astros sebanyak 56, misalnya. Ini roketnya bisa meluncur dengan jarak 39 kilometer,” kata Jokowi saat meninjau pameran alutsista milik TNI di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/10/2021).
Pameran alutsista itu digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 TNI. Ada 112 alutsista TNI yang dipamerkan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Beberapa jenis alutsista yang ditampilkan yaitu 2 kendaraan taktis ringan Sherpa Light Scout, 35 kendaraan taktis Anoa, 8 Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) Armoured Personel Carrier, dan 2 Rantis Bushmaster. Selain itu, 19 unit P6 Atav, 24 kendaraan Rudal Mistral, 2 BTR 4, 1 Aligator, 2 APC Turangga, 5 MLRS (RM 70 Vampire dan Tatrapan), 2 Orlikon Skyshield, 4 MLRS Astros, dan 6 unit Armed Caesar 155 MM.
Tak hanya Jokowi, Ibu Negara Iriana yang ikut mendampingi Jokowi bersama Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan sejumlah petinggi negara juga ikut kagum melihat deretan persenjataan canggih milik TNI itu. Iriana bahkan sempat meminta difoto oleh fotografer di depan kendaraan tempur tersebut. Melihat hal itu, Jokowi pun menawarkan kepada Ibu Negara untuk naik salah satu dari kendaraan tempur yang dipamerkan, dengan disopiri oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.
"Mau naik yang mana? Biar yang nyetir Pak Andika," ucap Jokowi ke Iriana sambil tertawa dalam siaran langsung yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden. Iriana hanya tertawa mendengar ucapan Jokowi. Keduanya pun meninggalkan lokasi setelah melihat-lihat kendaraan itu.
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam laporannya kepada Jokowi mengatakan, alutsista yang dipamerkan itu merupakan hasil pengadaan rencana strategis (renstra) sampai 2019. Artinya, alustsista itumerupakan pembelian baru. "Bapak, izin, jadi ini pengadaan pada renstra sampai dgn tahun 2019," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Berarti ini baru-baru semua," ujar Jokowi.
KSAD Jenderal Andika Perkasa yang ada di lokasi itu ikut menimbrung saat Jokowi dan Hadi Tjahjanto berbicara. Andika mengatakan bahwa kendaraan yang dilihat Jokowi merupakan milik TNI AD. "Ini ada yang menonjol, Pak. Dari TNI Angkatan Darat kami punya 56, seluruhnya ada 88. Itu menonjol sekali," jelas Andika. "Kalau kita gak anu (pameran), enggak tahu kalau kita punya barang-barang seperti ini," tutur Jokowi.
Jadi ajang swafoto Jejeran ratusan alutsista canggih milik TNI yang dijaga ratusan parjurit itu langsung menjadi perhatian pengguna jalan. Karena itu, warga berduyun-duyun datang untuk melihat secara langsung alutsista sambil berswafoto.
Rere (28) yang datang bersama putrinya memanfaatkan betul momen tahunan ini. Perempuan asal Bekasi ini mengaku antusias bisa menyaksikan ratusan kendaraan taktis."Selama ini hanya bisa melihat dari Youtube tapi sekarang bisa lihat aslinya," kata Rere. Ia berswafoto bersama kendaraan tempur Anoa 6x6 buatan BUMN PT Pindad (Persero).
Sementara Hendra (33) datang membawa putranya karena penasaran dengan Oerlikon Skyshield MK-2 yang dimiliki kesatuan Pasukan Khas TNI AU. Misil penghancur ini dibeli dari pabrik Rheinmetall Air Defence di Swiss.N amun sayang, kendaraan tempur ini tidak bisa dilihat secara langsung atau dibatasi oleh garis pembatas. "Hanya bisa lihat dari kejauhan tapi sudah cukup membayar keingintahuan saya," tutur pria berdomisili Klender, Jakarta Timur, itu.
Pameran alutsista berlangsung pada 3-6Oktober 2021. Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengatakan, pameran alutsista ini juga bertujuan lebih mendekatkan TNI kepada masyarakat. Heru menyadari keberadaan alutsista tersebut tentunya menarik perhatian pengguna jalan. "Bagi masyarakat kami memohon pengertiannya dan memohon maaf jika melewati kawasan Istana karena akan terhambat perjalanannya," ujar Heru.
Diminta selalu siap
Sementara itu, Jokowi dalam pidatonya saat Upacara Peringatan HUT Ke-76 TNI di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, meminta agar TNI selalu siap dalam menghadapi spektrum ancaman yang lebih luas baik upaya perongrongan kedaulatan di laut hingga ancaman terorisme di dalam negeri. Untuk menghadapi spektrum ancaman yang semakin luas, menurut Presiden, transformasi pertahanan harus terus dilanjutkan.
Jokowi menyebutkan, hal itu dilakukan untuk fondasi bagi pembentukan kapabilitas pertahanan modern yang relevan dengan perkembangan teknologi militer kekinian. "Sehingga TNI dapat bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan di lingkungan strategis regional maupun global," ujarnya.
Selain itu, Jokowi menilai penguatan budaya strategis perwira dan prajurit TNI juga harus tetap jadi fondasi utama transformasi pertahanan. Ia menambahkan, TNI harus menjaga keamanan rakyat yang defensif aktif dengan pertahanan berlapis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aruf-amin-tiga-kanan-d.jpg)