Ulama Ikut Sosialisasi Vaksinasi Covid-19
Pada bagian lain, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, mengatakan, sejumlah ulama dan pimpinan dayah
Pada bagian lain, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, mengatakan, sejumlah ulama dan pimpinan dayah yang ada di Kabupaten Bireuen, pada Selasa (5/10/2021), mengikuti sosialisai vaksinasi Covid-19. Kegiatan tersebut, menurut Iswanto, berlangsung Aula Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen.
Beberapa ulama kharismatik bahkan mengikuti acara itu hingga selesai. Suasana keakraban antara ulama dengan Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, juga terlihat hingga ke acara siang di Meuligoe Bupati Bireuen. “Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar dan dalam suasana penuh keakraban,” ujar Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri SAg MH.
Ulama yang hadir dalam sosialisasi itu antara lain Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga, Tgk H Nuruzzahri (Waled Nu), Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop (Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb/Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh). Dr Tgk Muntasir Abdul Kadir dari Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek. Ada juga Abah Sayed dari Dayah MUDI Mesra Samalanga, Abon Arongan (Pimpinan Dayah Thautiatud Thullab), dan Abiya Jeunib dari Dayah Rauhul Mudi Jeunieb.
Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, dalam paparan mengingatkan bahwa vaksinasi bukan hanya untuk mencegah penyakit menular yang terjadi saat ini. “Penyakit cacar dan polio yang dulu terjadi juga sukses dihentikan dengan vaksinasi. Sukses orang terdahulu mencegah cacar dan polio melalui vaksinasi perlu kita ikuti dengan menyukseskan vaksinasi Covid-19,” kata Taqwallah yang juga mengingatkan adanya keharusan vaksinasi bagi jamaah haji dan umrah.
Sementara itu, Tu Sop dalam tausyiah singkatnya mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk mengikuti vaksinasi. Tgk Muhammad Yusuf juga mengingatkan masyarakat dan warga dayah untuk mempercayai berita dan informasi terkait Covid-19 dari sumber atau instansi yang jelas dan bisa dipercaya.
“Saat virus Corona menimpa, kita juga ditimpa oleh virus lain yang sangat berbahaya yaitu virus krisis kepercayaan. Hal ini terjadi karena Informasi yang beredar saat ini bukan dari satu sumber. Banyak kabar bohong yang disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di media sosial, yang menimbulkan kebingungan dan keresahan di masyarakat,” ungkap Tu Sop.
“Saat awal Covid-19, saya juga belum paham dan belum yakin, namun saya mencari informasi dari sumber yang jelas, bahkan dari sejawat yang pernah terpapar. Karena itu, jangan ragu, gali informasi dari sumber yang dapat dipercaya, dari para tenaga kesehatan dan pemerintah. Mari kita sukseskan vaksinasi warga dayah ini,” ajaknya.
Hal senada juga disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi. Bupati mengajak semua elemen masyarakat terutama warga dayah untuk menyukseskan vaksinasi warga dayah. “Pak Sekda Aceh sudah menjelaskan dengan baik dan cukup jelas, mari kita sukseskan gerakan vaksinasi dayah ini sebagai bentuk ikhtiar kita dalam melawan serta mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Muzakkar A Gani.
Dalam sosialisasi di hari kedua itu, Bupati Bireuen bersama unsur Forkopimda setempat juga ikut serta. Hadir pula para kepala pukesmas sebagai ujung tombak dalam kegiatan vaksinasi Covid-19.
“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkolaborasi dalam menyukseskan sosialisasi vaksinasi Covid-19, termasuk dukungan dari Bank Aceh masing-masing cabang yang memperbanyak bahan bacaan untuk dibagikan kepada peserta,” kata Kadis Dayah Aceh seperti disampaikan Iswanto kepada Serambi, tadi malam. (jal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/isasi-vaksinasi-covid-19-bagi-warga-day.jpg)