Breaking News:

Liga Inggris

Dibeli Pangeran Arab, Newcastle United Jadi Klub Sultan, Pemiliknya Lebih Kaya dari Sheikh Mansour

Terhenti selama setahun, kini kabar akuisisi Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi kembali mencuat dan menemui titik terang.

Editor: Faisal Zamzami
Observer
Mohammed bin Salman 

SERAMBINEWS.COM - Terhenti selama setahun, kini kabar akuisisi Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi kembali mencuat dan menemui titik terang.

Proses akuisi Newcastle United yang sempat terhenti tahun lalu, kini menemui titik terang.

Dilansir BolaSport.com dari Sky Sports, akuisisi itu akan dipimpin oleh Amanda Staveley dengan sokongan dana dari konsorsium Arab Saudi.

Akuisisi akan bernilai 30 juta poundsterling atau Rp 5,8 triliun.

"Perkembangan itu membawa semakin dekat pada kesepakatan antara Premier League dengan konsorsium," ungkap reporter Sky Sports, Keith Downie pada Rabu (6/10/2021).

Downie mengungkapkan bahwa kini proses akuisisi itu hanya tinggal menunggu waktu dan izin dari pihak otoritas Liga Inggris.

"Apa yang harus terjadi saat ini bahwa ini harus segera diratifikasi oleh Premier League," tambahnya.

Proses akuisisi Newcastle yang dilakukan oleh grup konsorsium yang didukung oleh pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman terhenti pada tahun lalu.

Grup itu, yang termasuk yayasan kekayaan berdaulat Arab Saudi PIF, PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers, dilaporkan akan membeli Newcastle dari pengusaha Inggris, Mike Ashley.

Namun, kesepakatan itu mendapat banyak penolakan dari berbagi pihak lantaran PIF ditengarai terlibat banyak kasus terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved