PON Papua 2021

Kalah dalam Derby ‘Otonomi Khusus’, Tim Sepak Bola PON Aceh Punya Kans ke Babak Semifinal

Dalam laga derby ‘Otonomi Khusus’ itu, Papua berhasil menekuk Aceh dengan skor 1-0, yang digelar di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (06/10/2021) sore.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
PB PON XX PAPUA/IAN IRMAN
Kiper Aceh, Chairil Zul Azhar, mengamankan bola dari penguasaan pemain Papua di depan gawangnya dalam laga pembuka babak enam besar grup D cabang sepak bola PON XX di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (6/10/2021) sore WIT. 

SERAMBINEWS.COM – Tim sepakbola PON Aceh harus mengakui keunggulan Papua di babak enam besar PON XX Papua 2021.

Dalam laga derby ‘Otonomi Khusus’ itu, Papua berhasil menekuk Aceh dengan skor 1-0, yang digelar di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (06/10/2021) sore.

Gol semata wayang tuan rumah diciptakan oleh Samuel Gudeon Balinsa di menit ke 54.

Duel Papua dengan Aceh merupakan salah satu partai besar pada babak enam besar yang paling ditunggu. 

Meski kalah dalam laga derby ‘Otonomi Khusus’ ini, Aceh masih memiliki peluang untuk bisa melaju ke babak semifinal cabang sepak bola.

Anak asuh Fakhri Husaini ini wajib memenangkan pertandingan terakhir melawan peraih medali perunggu Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019, Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: Ini Profil Sertu Andri Anto, Prajurit Kodim Aceh Utara Peraih Medali Emas Binaraga PON Papua

Baca juga: Hasil Sepak Bola PON XX Papua: Tuan Rumah Kalahkan Aceh, Gol Indah Samuel Balinsa Jadi Penyelamat

Menyusul hasil itu, sang arsitek Aceh, Fakhri Husaini, kepada wartawan usai pertandingan, kemarin, mengaku bahwa perjuangan timnya di babak enam besar PON XX Papua belum berakhir.

Sebab, menurut Fakhri, anak asuhnya masih memiliki satu laga sisa menghadapi Sumut pada Jumat (8/10/2021) siang besok.

“Perjuangan ini belum berakhir. Kami akan maksimal di partai terakhir dengan Sumut. Mudah-mudahan kami bisa manfaatkan dengan baik,” ungkap pelatih kelahiran Kota Lhokseumawe itu.

Fakhri memuji perjuangan dan penampilan Muhammad Fahrizal dkk yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim tuan rumah.

“Saya ucapkan terima kasih atas perjuangan kalian hari ini. Kita akui kalah. Tapi, gol ke gawang kita hasil dari tendangan spekulasi,” komentar mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-16 ini.

Baca juga: Lawan Tuan Rumah Papua di Babak Enam Besar, Berikut Prakiraan Susunan Pemain Tim Sepak Bola PON Aceh

Jalannya pertandingan

Dalam laga yang berlangsung 2x45 menit kemarin, kedua tim saling bermain hati-hati.

Papua yang biasanya sangat agresif di lini pertahan lawan tak berdaya sepanjang babak pertama.

Ricky Cawor cs sangat kesulitan untuk menembus pertahan anak-anak  dari ujung Barat Indonesia itu.

Bahkan, peluang emas tuan rumah hanya hadir melalui titik putih pada menit 35.

Sayang, Ricky Cawor yang maju sebagai algojo tak mampu mengoyak jaring gawang Aceh yang dikawal  oleh Chairil Zul Azhar.

Sepakan kuat Ricky di sisi kanan berhasil ditepis Chairil.

Aceh yang sudah mengantisipasi agresifitas permainan tuan rumah memutuskan untuk lebih sabar meladeni permainan anak-anak Cenderawasih dengan memilih memperkuat lini pertahanan mereka.

Baca juga: Menyerah di Tangan Atlet Pelatnas, Taekwondoin Aceh Khumaira Aprilia Terhenti di PON Papua 2021

Alhasil, anak asuhan Eduard Ivakdalam benar-benar dibuang pusing sepanjang babak pertama.

Rapatnya pertahanan Aceh di babak pertama, berhasil membuat Papua tak berkutik dan tak berhasil menemukan celahnya.

Dengan formasi 4-5-1, Aceh memilih untuk bermain bertahan dan memanfaatkan serangan balik.

Aceh yang hanya memanfaatkan serangan balik justru beberapa kali berhasil menciptakan peluang namun belum bisa menjebol gawang dari tuan rumah.

Pada menit 32, wasit Sance Lawita secara kontroversial menjatuhkan hukuman penalti kepada Aceh.

Wasit menilai Yasvani melakukan dorongan terhadap pemain Papua.

Beruntung, tendangan penalti yang dilakukan bintang Papua, Ricky Ricardo Cawor, berhasil dimentahkan kiper Aceh, Chairil Zul Azhar.

Selamatlah gawang Tanah Rencong dari tekanan pemain tuan rumah.

Baca juga: Prajurit Kodim Aceh Utara Raih Emas Binaraga di PON Papua, Dandim: Ini Hadiah Pada HUT Ke-76 TNI

Meski kedua tim berusaha untuk menciptakan gol, namun hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.

Usai turun minum, petaka menghampiri Aceh pada menit 54.

Samuel Balinsa yang berniat untuk melakukan crossing justru arah bolanya mengarah ke dalam gawang Aceh yang tidak dapat diantisipasi oleh Chairil Zul Azhar dan membawa Papua unggul menjadi 1-0.

Aceh yang dalam kondisi tertinggal membuat Fakhri Husaini meminta pemainnya mulai keluar menyerang.

Alhasil, 25 menit terakhir babak kedua, Papua dan Aceh mempertontonkan pertandingan yang menarik.

Bahkan, kedua tik bermian dengan tempo yang cepat. Beberapa pemain dari kedua tim harus tumbang dalam lapangan akibat intensitas pertadingan yang tinggi.

Papua yang tidak puas dengan skor 1-0 membuat Eduard Ivakdalam melakukan pergantian pemain depannya.

Pada menit 60, ia menarik M. Arody Uopdana dan memasukkan Rafiko Nawipa. Pergantian tersebut terbilang efektif. Serangan Papua kian bervariasi.

Tak mau kalah, Fakhri Husaini juga melakukan 5 pergantian di babak kedua.

Namun pergantian tersebut belum bisa meredam permainan dari tuan rumah yang tampil di depan pendukungnya.

Meski kedua tim bergantian menyerang dan menciptakan peluang, namun skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang.

Sesuai jadwal, pada Minggu (10/10/2021), Ricky Cawor cs akan menghadapi Sumatera Utara di Lapangan Mandala, Jayapura.  (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

BERITA PON PAPUA 2021

Hasil Perolehan Medali PON XX Papua 2021 

AKSES DAN BACA BERITA DI GOOGLE NEWS 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved