Heboh di Media Sosial Berita '3 Anak Saya Diperkosa', Polda Sulsel Buka Suara
Zulpan mengatakan bahwa kasus yang viral di medsos itu laporannya adalah pencabulan terhadap anak di bawah umur sebanyak 3 orang.
SERAMBINEWS.COM - Viral di media sosial kisah seorang ibu mengaku 3 anaknya jadi korban pemerkosaan.
Kasus itu disebut terjadi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang mengaku bahwa ketiga anaknya diperkosa oleh ayah kandung.
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes E Zulpan pun buka suara terkait hal berita viral itu.
Zulpan mengatakan bahwa kasus yang viral di medsos itu laporannya adalah pencabulan terhadap anak di bawah umur sebanyak 3 orang.
Ketiga korban itu terdiri dari seorang laki-laki dan 2 orang perempuan.
Kasus tersebut dilaporkan tertanggal 6 Oktober 2019 dengan tiga anak ini berusia di bawah 10 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan.
“Pada saat itu dilakukan pemeriksaan oleh Polres Luwu Timur yang menangani kasus tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan. Tentunya kalau kasus pencabulan, langkah pertama dilakukan pemeriksaan terhadap korban juga dilakukan visum organ intim," kata Zulpan, Kamis (7/10/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Sosok Iptu Sugeng Riyadi, Kasat Lantas Polres Agara Humanis yang Peduli Nasib Para Petani
Baca juga: Striker Afrika Tengah Dari Divisi Empat Prancis Bungkam Nigeria di Kualfikasi Piala Dunia
Zulpan menuturkan, dalam pemeriksaan di Puskesmas Malawi, Luwu Timur, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual.
Kemudian, ketiganya dirujuk ke RS Bhayangkara di Makassar untuk memastikan kembali.
Lagi-lagi hasil visumnya juga menyimpulkan bahwa tidak ada tanda-tanda luka pada kemaluan ketiga korban maupun tanda-tanda kekerasan seksual.
"Artinya, tidak ada yang menguatkan bahwa kasus tersebut pencabulan," ujar Zulpan.
Ketiga anak tersebut, kata Zulpan, juga dilakukan pemeriksaan psikologi, tapi tidak ditemukan traumatik terhadap ketiga anak ini.
"Lalu dipertemukan dengan bapaknya. Malah saat dipertemukan, ketiga korban memeluk bapaknya dan bahkan mau dipangku oleh bapaknya," kata Zulpan.
Pada saat itu juga, ungkap Zulpan, ibu korban yang melaporkan kasus pencabulan itu juga dilakukan pemeriksaan psikologi.
"Hasil pemeriksaan psikiater menerangkan bahwa ibu ini menderita waham atau ada satu tingkat lah dari kurang waras," ungkapnya.
Baca juga: Lowongan Kerja BPJS Kesehatan Terbaru untuk Lulusan D-3, D-4, dan S-1, Ini Posisi yang Dibuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-rudapaksa-pemerkosaan.jpg)