Breaking News:

Lifter Aceh Pecahkan Rekornas, Nurul Siap Bertanding

LIFTER andalan Aceh, Muhammad Zul Ilmi sukses merebut medali emas kelas 96 kg putra Pekan Olahraga Nasional (PON)

Editor: bakri
SERAMBI/IMRAN THAIB
Lifter andalan Aceh, Muhammad Zul Ilmi sukses merebut medali emas kelas 96 kg putra Pekan Olahraga Nasional (PON), di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021), sekaligus memecahkan rekor nasional (rekornas). 

LIFTER andalan Aceh, Muhammad Zul Ilmi sukses merebut medali emas kelas 96 kg putra Pekan Olahraga Nasional (PON), di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021).

Bagi lifter Aceh Besar ini, keberhasilan tersebut terhitung luar biasa. Betapa tidak, mahasiswa Universitas Serambi Mekkah itu baru pertama kali tampil di arena PON. Meski bertanding perdana di PON, ternyata atlet Pelatnas itu langsung mendulang emas.

Keberhasilan Muhammad Zul Ilmi semakin lengkap ketika dia berhasil memecahkan rekor nasional (rekornas). Dia mampu mencatat total angkatan di PON Papua, 330 kg. Sebagaimana diketahui, Zul Ilmi mencatat rekornas di Prakualifikasi PON pada tahun 2019 di Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, dia berhasil mencatat total angkatan 328 kg.

“Alhamdulillah, Zul Ilmi mampu mempersembahkan medali emas bagi Aceh. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi atlet Aceh lainnya agar bisa menyumbangkan medali,” ungkap Ketua Umum Pengprov PABSI Aceh, Teuku Rayuan Sukma kepada Serambi, Jumat (8/10/2021).

Keberhasilan ini, lanjut Rayuan Sukma, membuktikan kalau PB PABSI tak salah merekrut Muhammad Zul Ilmi ke Pelatnas. Bahkan, dia juga disiapkan ke Sea Games di Vietnam. “Mudah-mudahan besok (red, hari ini), Nurul Akmal juga merebut emas,” kata mantan Kadispora Aceh.

Zul Ilmi mengawali pertandingan dengan angkatan 140 kg di snack. Setelah itu, dia menaikkan barbell menjadi 145 kg. Terakhir, Zul Ilmi menutup angkatan dengan 150 kg.

Sementara di clean and jack, Muhammad Zul Ilmi gagal di angkatan pertama, 175 kg. Seakan tak pengaruh, Zul Ilmi berhasil mengangkat angkatan 175 kg. Anak-asuh Effendi Eria mengakhiri angkatan 180 kg. Sehingga, total angkatannya menjadi 330 kg sekaligus merebut emas.

Sementara medali perak menjadi lifter Jawa Timur, Sofyan Listianto. Peraih medali perunggu di PON 2016 di Jawa Barat, mencatat total angkatan 318 kg. Perunggu disabet lifter Lampung, Roy Samsul Bahri dengan 311 kg.

Seperti diketahui, pada perhelatan PON 2019 di Jawa Barat, Aceh berhasil membawa pulang dua medali emas. Sepasang emas kala itu direbut atlet Pelatnas, Surahmat dan Nurul ‘Amel’ Akmal.

Pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria mengaku bersyukur atas keberhasilan Zul Ilmi mempersembahkan medali emas untuk Kontingen Tanah Rencong. “Semoga, Nurul Akmal bisa mempertahankan emas yang direbutnya di PON 2019 di Jawa Barat dulu,” kata Effendi Eria.

Siap bertanding

Sementara itu, lifter Olimpiade asal Aceh, Nurul Akmal dipastikan bertanding di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Sabtu (9/10/2021). Amel, sapaan akrab Nurul Akmal, merupakan juara bertahan di kelas 87+ kg putri.

Pada pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat, dia sukses merebut medali emas. Kini, dia kembali ditargetkan oleh KONI Aceh untuk kembali mendulang emas bagi perbendaharaan Kontingen Tanah Rencong.

Dalam perburuan medali emas, Nurul Akmal akan mendapat saingan dari empat lifter putri. Mereka terdiri dari Ilasari Rena (Riau), Syafitri Jihan (Jambi), dan dua lifter dari Kalimantan Barat, Oktaviana Riska serta Hasanah Wuri.

Pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria kepada Serambi, Jumat (8/10/2021) malam, mengungkapkan, bahwa mereka terus melakukan persiapan. “Kita mohon doa dari masyarakat Aceh, semoga Amel bisa memperoleh medali emas sebagaimana yang kita harapkan bersama,” katanya.

Menurut Effendi Eria, meski Nurul Akmal diunggulkan dalam pertandingan kelas 87+ kg putri itu, mereka tetap mewaspadai ketangguhan dari lifter Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Menyusul tambahan satu medali emas dari Muhammad Zul Ilmi, kini Kontigen Aceh sudah mengumpulkan lima medali emas. Sebelumnya, muaythai, binaraga, sepatu roda dan anggar sudah mempersembahkan medali emas.(ran)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved