Rabu, 22 April 2026

Berita Politik

Partai Ummat di Aceh Masih Kompak, Jamai Suni: Tak Ada Pengurus Mundur

Semua pengurus partai di semua tingkatan juga masih kompak dan tidak terpengaruh dengan adanya aksi mundur beberapa pengurus pusat Partai Ummat.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Dok pribadi
H Jamai Suni, Ketua DPW Partai Ummat Aceh. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPW Partai Ummat Provinsi Aceh, H Jamai Suni mengatakan, bahwa saat ini kepengurusan partai bentukan Amien Rais di semua tingkatan, baik provinsi maupun kabupaten/kota sudah terbentuk.

Bahkan, semua pengurus partai di semua tingkatan juga masih kompak dan tidak terpengaruh dengan adanya aksi mundur beberapa pengurus pusat Partai Ummat.

"Mengenai susunan kepengurusan, alhamdulillah Partai Ummat saat ini sudah ada kepengurusan di semua jenjang, baik dari tingkat DPW, DPD dan DPC," kata Jamai kepada Serambinews.com, Senin (11/10/2021).

Terkait isu mundurnya beberapa pentolan Partai Ummat, Jamai mengatakan bahwa hal itu sangat wajar.

Karena di partai politik banyak perbedaan cara berpikir, sudut pandang, dan hal lainnya.

Untuk diketahui, belum setahun usia Partai Ummat yang dideklarasi pada 29 April 2021, beberapa tokoh seperti Agung Mozin dan Neno Warisman, mengundurkan diri dari kepengurusan pusat partai tersebut.

Baca juga: Satu per Satu Pengurus Partai Ummat Mundur, Agung Mozin hingga Neno Warisman, Ini Reaksi Amien Rais

Agung yang menduduki jabatan wakil ketua umum mundur pada akhir Agustus 2021.

Lalu disusul Neno Warisman selaku wakil ketua majelis syuro mundur pada awal Oktober ini.

Tak hanya dua pengurus teras, 26 pengurus Partai Ummat Kota Depok, Jawa Barat juga ikut mengundurkan diri.

Termasuk Wakil ketua DPD Partai Ummat Depok, Syahrial Chan.

"Kita mempersatukan perbedaan, pasti akan ada yang bisa memahami dan tidak,
itu sangat lumrah,” urainya.

“Alhamdulillah, untuk sementara sampai saat ini sesuai nama-nama yang diterbitkan di SK kepengurusan DPW dan DPD serta DPC, belum ada yang mundur di Aceh," ucapnya.

Baca juga: Amien Rais Ditinggal Kader; 31 Orang di DPP Partai Ummat Mundur, 4 DPC Bubar

Untuk saat ini, sambungnya, Partai Ummat Provinsi Aceh sedang fokus pada pengembangan struktur partai agar dapat mengakomodir semua  lapisan masyarakat dan berbagai kalangan.

Ia menyampaikan, Partai Ummat membutuhkan banyak dukungan dari masyarakat sehingga bisa berkembang dan besar di Aceh.

Ia menargetkan, penyempurnaan struktur pengurus bisa selesai pada Oktober 2021.

"Seriring jalan, kami juga mempersiapkan persyaratan Partai Ummat agar bisa lolos verifikasi KIP,” papar dia.

“Termasuk salah satunya jumlah keanggotaan dan jumlah kader di provinsi sesuai target kuota perkabupaten. Dan ini sudah berjalan, insya Allah bulan November bisa kami rampungkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jamai juga menambahkan, Partai Ummat di Aceh selalu mengedepan persaudaraan dan pertemanan sesuai azas partai itu sendiri.

Baca juga: Amien Rais Tanggapi Mundurnya Pengurus Partai Ummat, Pengamat: Mereka Harus Kerja Sangat Keras

Partai besutan Amien Rais ini lebih mengedepankan kalangan muda, dan hanya 10 persen politikus senior.

"Partai Ummat adalah salah satu partai baru di Indonesia. Ini merupakan harapan baru bagi masyarakat semuanya,” ungkapnya.

Insya Allah, kita akan mengelola secara professional dan sehat berpolitik," janji Jamai Suni.

Jamai juga mengajak masyarakat untuk bergabung dengan Partai Ummat, terutama dari kalangan muda.

Partai Ummat, terangnya, akan mendorong setiap kadernya agar bisa terampil dalam berbagai hal.

"Insya Allah, kader-kader partai nantinya bisa menduduki pemerintahan, baik di legislatif maupun eksekutif,” harapnya.

Baca juga: VIDEO Neno Warisman Mundur dari Anggota Majelis Syuro Partai Ummat, Ini Alasannya

“Paling tidak, mereka sudah memahami dan mengerti tentang manajemen organisasi dan pemerintahan," demikian Jamai Suni.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved