PON XX Papua 2021
Emas Terakhir Sprinter Aceh Fuad Ramadhan
Dari 127 atlet Aceh, hanya Nurul Akmal dan Fuad Ramadhan yang mampu mempertahankan medali emas di PON.
Penulis: Imran Thayib | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Imran Thayib I Papua
SERAMBINEWS.COM, JAYAPURA - Sprinter Aceh, Fuad Ramadhan sukses merebut medali emas di nomor 400 meter lari putra PON 2021.
Berlomba di Mimika Sport Center Kompleks, Selasa (12/1/2021), dia mencatat waktu 47,63 detik.
Sementara perak menjadi milik atlet Jawa Timur, Dewa Radika dengan waktu 47.72 detik.
Sementara medali perunggu direbut oleh sprinter Jawa Tengah, Hadi Nur Ikhsan.
Dia mencatatkan waktu 48.06 detik.
Bagi Fuad Ramadhan, Raihan medali di Tanah Papua mengulang kembali keberhasilan dia saat berlomba di PON 2016 Jawa Barat.
• Hasil Sepak Bola Putra PON XX Papua: Bungkam Jatim, Aceh Jumpa Tuan Rumah Papua di Final
Ternyata, empat tahun kemudian, Fuad masih tercepat di nomor 400 meter putra.
Medali ini menjadi emas terakhir bagi atlet kelahiran 7 Februari 1996 tersebut.
Karena, menurutnya, dia akan berkonsentrasi untuk nomor dasalomba saat perhelatan PON 2024 di Aceh dan Jawa Barat.
“Saya resmi pension di nomor 400 meter lari putra. Kini, saya akan fokus dan memilih berlatih di dasalomba,” ungkap peraih tiga emas di arena Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019 di Bengkulu.
• VIDEO Update Perolehan Sementara Medali Aceh di PON XX Papua 2021
Sebagaimana diketahui, Fuad Ramadhan mengenal cabang olahraga lari saat duduk di bangku SMP.
Saat itu, dia lebih memilih untuk berlomba di nomor bergengsi 100 meter.
Tapi, pada tahun 2015 lalu, dia memutuskan pindah untuk fokus di nomor 400 meter putra.
Dari 127 atlet Aceh, hanya Nurul Akmal dan Fuad Ramadhan yang mampu mempertahankan medali emas di PON.
Bukan sebatas merebut emas, malah Nurul Akmal sukses memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri.
Ketua Umum Pengprov PASI Aceh, Drs H Bachtiar Hasan MPd langsung menyerahkan bonus kepada Fuad Ramadhan.
• Aceh Lewati Prestasi PON Jawa Barat, Tarung Derajat Sumbang Tiga Emas
Bonus yang diberikan tersebut sebesar Rp 35 juta.
“Ini sebagai bentuk apresiasi Pengprov PASI kepada Fuad yang sudah berjuang habis-habisan di arena PON. Terima kasih banyak atas sumbangan emasnya,” kata Bachtiar.
Ketua PASI Aceh mengaku bangga dengan capaian Fuad Ramadhan di arena PON.
Bukan hanya sebatas mengulang prestasi PON Jawa Barat, dia juga mampu mempertahankan medali emas yang diraih empat tahun lalu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fuad-ramadhan-787ygbn.jpg)