Breaking News:

Berita Bener Meriah

Kajati Aceh minta Dukungan Media Kawal Kasus Korupsi di Bener Meriah

Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH meminta dukungan media untuk mengawal dugaan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Bener Meriah

Penulis: Budi Fatria | Editor: Muhammad Hadi
Dok Kejati Aceh
Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH meminta dukungan media untuk mengawal dugaan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Bener Meriah.

Hal itu disampaikan Kajati Aceh kepada wartawan usai memberikan pengarahan dan bimbingan untuk seluruh pegawai di jajaran Kejari Bener Meriah, Selasa (12/10/2021).

"Ini semua tergantung kepada rekan-rekan media, maka mohon dukungannya untuk Kajari Bener Meriah," kata Kajati.

Menurutnya, Kajari Bener Meriah tidak mungkin bisa melakukan penuntutan baik pidana khusus (pidsus) dan pidana umum (pidum), kalau tidak didukung oleh media.

"Jadi saya mengharapkan lakukan kolaborasi yang baik agar terciptanya kemitraan," harap Kajati.

Baca juga: Berkunjung ke Subulussalam, Ustadz Abdul Somad Tandatangani Prasasti Pondok Pesantren Daarul Affani

Sekali lagi, "mohon ini titipan saya, lakukan kolaborasi. Bukan artinya kerjasama dalam hal negatif," terangnya.

Yang diharapkan, kata Kajati, laporkan kalau ada temuan kasus-kasus korupsi maupun perkara pidum.

"Pak Kajari tangan dan kakinya terbatas, maka teman-teman media lah yang bisa memberikan masukan-masukan yang positif," tegasnya.

Diketahui, Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Aceh, Hj Siti Jamilah, Asisten Tindak Pidana Khusus, R Raharjo Yusuf Wibisono SH MH, dan Kabag TU Kejati Aceh, Rachmadi SH.

Baca juga: Diduga Bahan Peledak, Nelayan Pulo Aceh Serahkan Temuannya Ke Babinsa

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved