Breaking News:

Pemberlakuan ETLE, Arief Khalifah Minta Dishub Kota Lengkapi Rambu-rambu

Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, ST, M.App Mgt, meminta kepada Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh untuk melengkapi

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, ST, M.App Mgt 

BANDA ACEH - Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, ST, M.App Mgt, meminta kepada Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh untuk melengkapi rambu-rambu yang tujuannya untuk memperjelas aturan-aturan lalu lintas, terutama di persimpangan yang sudah dilengkapi Electronic Traffi c Law Enforcement (ETLE).

Arief menyampaikan bahwa rambu-rambu sangat penting sebagai pemandu dalam berkendara dan memberi kejelasan berlalu lintas bagi pengguna jalan. “Saya perhatikan di beberapa persimpangan yang termasuk dalam wilayah pemberlakuan ETLE di Kota Banda Aceh masih belum terdapat rambu yang memperjelas aturan.

Saya contohkan seperti belok kiri apakah diperbolehkan untuk jalan terus atau mengikuti lampu lalu lintas. Ini harus diperjelas, karena tilang elektronik akan diberlakukan ke depan,” sebutnya. Jangan sampai pengendara yang terbiasa jalan terus ketika berbelok ke kiri terkena tilang, karena di lokasi tersebut sebenarnya tidak diperbolehkan untuk langsung berbelok. Jadi keberadaan rambu- rambu sangat krusial untuk memandu dan mengurangi kebingungan para pengendara dan pengguna jalan, terang Arief.

“Kebiasaan kita kalau sudah di simpang itu boleh belok kiri dan terus jalan. Tetapi, ada beberapa simpang yang tidak diperbolehkan berbelok dan langsung jalan. Nah itu harus diperjelas, mana yang boleh dan mana yang tidak diperbolehkan,” terangnya. Memang terkesan simple, lanjut politisi muda Partai Gerindra ini.

Tapi, di dalam pelaksanaannya akan sangat berpengaruh bagi pengendara, apalagi pada saat diberlakukannya tilang secara elektronik. Teuku Arief juga menyampaikan bahwa dirinya dan rekanrekan di Komisi 3 DPRK Banda Aceh sangat mendukung langkah- langkah pemberlakuan sistem elektronik dan berharap Dishub dapat bersinergi dengan Ditlantas Polda Aceh serta Polresta Banda Aceh agar sosialisasi penerapan ETLE ini sampai ke seluruh masyarakat.

“Kita sangat mengapresiasi terobosan ini, bersamaan dengan pengoperasian Area Traffi c Control System (ACTS) dan parkir non tunai oleh Dishub Kota Banda Aceh kita harapkan akan meningkatkan kemudahan dalam berlalu lintas,” sebutnya. Dalam kesempatan ini Arief juga meminta kepada Dishub agar dapat memfasilitasi Pelican Crossing di area publik, seperti sekolah dan kawasan rumah sakit umum agar memudahkan warga berusia lanjut dan anak-anak untuk menyeberang.

“Sudah saat nya kita berlakukan fasilitas yang ramah bagi masyarakat di wilayah publik, dengan pelican crossing kita juga dapat mengajak masyarakat untuk ramah dalam berkendara dan menghargai hak pejalan kaki yang ingin menyebrang” tutup lulusan Master Applied Project Management Uni of Adelaide, Australia, ini.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved