Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Satpol PP Aceh Tamiang Razia Rokok Luffman, Hari Pertama Sita 2.400 Bungkus

“Kami menyisir seluruh warung yang ada mulai dari perbatasan Langsa sampai Kota Kualasimpang, tujuannya untuk menertibkan peredaran rokok Luffman,”

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Serambi Indonesia
Sebanyak 2.400 bungkus rokok Luffman diamankan ke Kantor Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Selasa (12/10/2021). Operasi ini melibatkan tim dari DJBC, BPKA serta Satpol PP dan WH Aceh Tamiang. 

“Kami menyisir seluruh warung yang ada mulai dari perbatasan Langsa sampai Kota Kualasimpang, tujuannya untuk menertibkan peredaran rokok Luffman,” kata Kasatpol PP dan WH Aceh Tamiang, Asma’i, Rabu (13/10/2021).

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Satpol PP dan WH Aceh Tamiang mulai melakukan razia rokok Luffman, produk ilegal yang diperjual-belikan secara bebas di sejumlah warung.

Razia hari pertama ini sudah dilakukan Satpol PP dan WH Aceh Tamiang bersama tim dari Ditjen Bea dan Cukai serta Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) pada Selasa (12/10/2021) kemarin.

Hasilnya, 2.400 bungkus atau 48 ribu batang rokok merek Luffman disita.

“Kami menyisir seluruh warung yang ada mulai dari perbatasan Langsa sampai Kota Kualasimpang, tujuannya untuk menertibkan peredaran rokok Luffman,” kata Kasatpol PP dan WH Aceh Tamiang, Asma’i, Rabu (13/10/2021).

Dia menegaskan razia ini tidak hanya difokuskan kepada Luffman, tapi terhadap seluruh rokok yang dipasarkan secara ilegal.

“Kebetulan yang ditemukan Luffman, tapi kami tahu ada merek lain yang turut dipasarkan secara ilegal,” sambungnya.

Baca juga: Beacukai, Satpol PP dan WH Sita 445 Rokok Ilegal di Bener Meriah

Asma’i mengatakan, dalam operasi ini pihaknya tidak ada mengamankan pedagang.

Namun dia mengimbau, pedagang tidak lagi menerima pasokan rokok ilegal ini karena bila kedapatan akan langsung disita oleh petugas.

“Untuk menghindari kerugian, sebaiknya tidak diterima lagi,” imbaunya.

Sebelumnya Kasi Penindakan II DJBC Kanwil Aceh, Umar Syarif mengatakan temuan barang bukti rokok ilegal di Aceh Tamiang merupakan terbesar.

Dia menyimpulkan rokok ini dipasok melalui pesisir timur Aceh, tak tertutup kemungkinan termasuk Seruway, Aceh Tamiang.

“Tidak tertutup kemungkinan Seruway juga,” kata Umar. (*)

Baca juga: Bea Cukai Langsa Amankan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal Merk Luffman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved