Berita Pidie
Gudang Usaha Es Krim Bersama Rumah di Pidie Terbakar, 6 Kendaraan Ikut Hangus
Pemiliknya bernama Marhaban bin Sudirman (31) bersama keluarga selamat dalam peristiwa tersebut.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Pemiliknya bernama Marhaban bin Sudirman (31) bersama keluarga selamat dalam peristiwa tersebut.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Gudang usaha es krim bersama rumah permanen di Gampong Jeumphoi Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 00.10 WIB, dini hari, dilahab si jago merah.
Kebakaran hebat itu juga menghanguskan enam kendaraan masing-masing mobil dua unit dan sepeda motor (sepmor) enam unit.
Pemiliknya bernama Marhaban bin Sudirman (31) bersama keluarga selamat dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kapolsek Mutiara Timur, Iptu Maksum SH, kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021) menyebutkan, peristiwa terbakarnya usaha gudang es krim itu terjadi pukul 00.10 WIB, dini hari, saat pemilik Marhaban bin Sudirman bersama keluarganya terlelap tidur.
Saat itu, kata Kapolsek Maksum, seorang warga bernama Hasan (50) melihat lidah api telah menyala di bagian belakang rumah. Rumah Hasan terletak di bagian belakang gudang usaha es krim milik Marhaban.
Baca juga: Oknum Polisi Aniaya Warga di Jalan, Orangtua Korban Teriak Histeris, Kapolres Deliserdang Minta Maaf
Baca juga: Kemenag Aceh Singkil Terima Hibah Tanah untuk KUA di Kota Baharu
Baca juga: Satu Rumah di Pulo Awe Terbakar, Ini Dugaan Penyebab dan Kronologis, BPBD Bireuen Serahkan Bantuan
Saat itu, Hasan menjerit minta tolong kepada warga untuk dilakukan pemadaman api. Sebab, dalam hitungan menit, kobaran api cepat membesar yang menyambar bagian depan rumah milik Marhaban.
Rumah permanen dengan gudang es krim satu lokasi yang letaknya berdekatan. Hasan pun menghubungi personel Polsek Mutiara yang bertugas sebagai piket.
" Anggota kita langsung menghubungi petugas kebakaran di Kota Mini Gampong Lada, Kematan Mutiara Timur dan petugas PLN Beureunuen," ujarnya.
Menurutnya, tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api. Sehingga api berhasil dipadamkan.
" Api diduga dari AC gudang usaha es krim," jelasnya.
Ia menambahkan, kebakaran tersebut ikut menghanguskan satu pikap L300 dan satu pikap Carry.
Lalu empat unit sepmor terdiri dari Yamaha Mio Soul GT, Yamaha Mio Sporty, Yamaha Mio Sporty dan Honda Vario 150. Kerugian diperkirakan Rp 800 juta.
" Kita imbau kepada warga, agar saat meninggalkan rumah tidak lupa mematikan listrik maupun komponen listrik lainnya dalam upaya menghindari kebakaran," jelasnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pidie, Dewan Anshari, kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021) menjelaskan, kebakaran rumah permanen dan gudang es krim rata dengan tanah.
Memurutnya, api berasal dari dinamo kompresor AC yang menyambar gudang es krim. Mobil pemadam dikerahkan lima unit berhasil memadamkan api hingga pukul 04.15 WIB. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f1014bakar.jpg)