Breaking News:

RS Regional Bireuen Mulai Dibangun, Waled Nu dan Abon Cot Tarom Letakkan Batu Pertama

Proses pembangunan rumah sakit regional Bireuen di Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen yang digagas sejak beberapa tahun lalu terlaksana

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Waled Nu bersama Abon Cot Tarom, Bupati Bireuen, Kadiskes Aceh dan unsur forkopimda Bireuen, kepala SKPK, camat dan lainnya, Rabu (13/10/2021) melakukan peusijuk dan peletakan batu pertama pembangunan RS Regional di Desa Cot Buket, Peusangan Bireuen. 

BIREUEN - Proses pembangunan rumah sakit regional Bireuen di Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen yang digagas sejak beberapa tahun lalu terlaksana sudah dengan dilakukan peusijuk dan peletakan batu pertama, Rabu (13/10).

Peletakan batu pertama pada sebuah lobang besar sebagai pondasi tiang utama dilakukan Tgk H Nuruzzahri atau lebih dikenal dengan panggilan Waled Nu bersama Tgk H Muhammad Ishak atau sering dipanggil Abon Cot Tarom.

Peletakan batu pertama dihadiri Kadiskes Aceh, Bupati Bireuen, unsur Forkopimda,  Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, anggota DPRA dan sejumlah anggota DPRK Bireuen, perangkat desa dan puluhan warga Cot Buket Peusangan dan puluhan anak yatim serta undangan lainnya.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dalam menyampaikan sambutannya tidak sendirian, bupati memanggil kepala Desa Cot Buket, Ketua Pemuda dan Ketua Tuha Peut bersamanya di podium. Memanggil mereka kata Bupati karena rumah sakit adalah milik masyarakat Bireuen dan juga milik warga Desa Cot Buket karena letaknya di Desa Cot Buket.

Muzakkar dalam kesempatan tersebut mengurai kembali tentang proses awal dimulainya perencanaan RS Regional yang waktu itu ia masih menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Aceh menggagas dan merencanakan RS regional di Aceh.

Gagasan tersebut yang datangnya dari berbagai pihak waktu itu mendapat respon positif  dan akhirnya disepakati membangun RS Regional, salah satunya di Bireuen. Perjalanan panjang beberapa waktu lalu terwujud hari ini  berkat dukungan berbagai pihak mulai dari almarhum H Saifannur selaku Bupati Bireuen, dukungan DPRA, DPRK, Bireuen masyarakat Bireuen dan berbagai pihak lainnya serta  peran penting Ketua Bappeda Bireuen, Muslim MSi yang turut menjumpai masyarakat pemilik tanah.

Dengan dilakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan fisik terwujudlah cita-cita besar di Bireuen dan bertepatan dengan HUT Bireuen ke 22.. Sebelumnya, Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani M Kes menyampaikan secara singkat pembangunan rumah sakit tersebut karena RSUD dr Fauziah yang berada di Bireuen tidak mungkin dikembangkan lagi karena keterbatasan lahan.

Kadiskes Aceh, dr Hanif juga turut menyampaikan sambutannya dalam pertemuan tersebut. Peusijuk dan peletakan batu pertama dilakukan Waled Nu, Abon Cot Tarom didampingi Bupati Bireuen, Ketua DPRK Bireuen, Kapolres Bireuen dan unsur Forkopimda lainnya. Sebelum dilakukan peusijuk, Bupati Bireuen dan pejabat lainnya menyantuni puluhan anak yatim dari desa setempat.Saat dimulainya peusijuk, Wale Nu dan lainya  turun ke lobang pondasi yang sudah digali dalam ukuran luas, Waled berdoa sebentar kemudian mempeusijuk dan melakukan peletakan baru pertama  pada salah satu lobang besar  dan terdapat puluhan lobang ukuran besar dan dalam telah disiapkan sebagai pondasi. Selain itu, tumpukan material, besi serta tempat penginapan para pekerja juga sudah disiapkan rekanan.(yus)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved