Jumat, 15 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Ayah Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur Minta Pelaku Dihukum Mati

Bagaimana tidak, anaknya bernama Bustamam, yang bekerja sebagai kurir paket di Aceh Timur tewas dibunuh rekannya sesama kurir atas motif perampokan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Maulidi Alfata  
AYAH KURIR KORBAN PEMBUNUHAN - Jukri, ayah Bustamam, kurir paket yang menjadi korban pembununan di Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu malam (3/9/2025). Foto direkam saat wawancara di rumah duka pada Minggu (7/92025).  

Bagaimana tidak, anaknya bernama Bustamam, yang bekerja sebagai kurir paket di Aceh Timur tewas dibunuh rekannya sesama kurir atas motif perampokan lantaran pelaku terlilit utang karena judi online

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Hati Jukri M hancur lebur.

Bagaimana tidak, anaknya bernama Bustamam (26), yang bekerja sebagai kurir paket di Aceh Timur tewas dibunuh rekannya sesama kurir atas motif perampokan lantaran pelaku terlilit utang karena judi online

Jukri tak rela jika pelaku pembunuhan berinisial RA, hanya dihukum ringan. Jukri meminta agar hakim menjatuhkan hukuman seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatan pelaku.

"Kami tidak akan menerima jika pelaku dihukum ringan. Pelaku harus dihukum berat, setimpal dengan hukuman yang ia perbuat," tutur Jukri, Minggu (7/9/2025).

Jukri mengaku hatinya sangat sakit saat mendengar kabar tragis itu. Ia harus kehilangan putra kesayangannya akibat ulah pelaku judi daring (judol).

Bahkan, Jukri datang langsung ke lokasi penemuan jenazah putranya. Di sana, ia melihat sang anak terbujur kaku dengan luka tusukan di dada kiri dan leher.

Baca juga: BKPRMI Aceh Timur Santuni Anak Yatim Korban Pembunuhan Kurir Paket

"Kalau tuntutan untuk dia 15 tahun itu tidak seberapa. Anak saya meninggal gara-gara dia, pelaku harus dihukum mati," ucapnya penuh kepedihan.

Jukri menceritakan, pada malam kejadian, ia merasa sangat gelisah, tak seperti biasanya.

Tepat pukul 23.00 WIB, kabar buruk datang. Putra keempatnya, Bustamam, ditemukan meninggal dunia. Kabar itu membuat seluruh keluarga terpukul, karena Bustamam adalah anak yang sangat disayangi.

Jukri dan keluarga meminta hakim menjatuhkan putusan hukuman yang berat untuk pelaku saat persidangan nanti.

Tanda-tanda sebelum tragedi

Jukri juga mengungkap adanya tanda-tanda sebelum kejadian.

Baca juga: VIDEO Pelaku Pembunuhan Kurir Paket di Aceh Timur Terlilit Utang Judi Online

Selama tiga hari sebelum kematian Bustamam, anak korban yang baru berusia 13 tahun, Allea Syangk Al-Mahera, terus-menerus menangis dalam waktu yang lama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved