Breaking News:

Sumbang Gaji 20 Persen Beberapa Jam Setelah Dilantik

BEBERAPA jam setelah dilantik menjadi anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2014, Mulyadi Amd, memberikan 20 persen gajinya

Editor: bakri
Sumbang Gaji 20 Persen Beberapa Jam Setelah Dilantik
FOR SERAMBINEWS.COM
Mulyadi

BEBERAPA jam setelah dilantik menjadi anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2014, Mulyadi Amd, memberikan 20 persen gajinya untuk pemberdayaan ekonomi fakir miskin, khususnya di daerah pemilihannya. Sumbangan itu diberikan alumnus Politeknik Negeri Lhokseumawe 1997 itu, sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat.

Pria asal Desa Kuala Cangkoi Kecamatan Lapang, Aceh Utara terpilih sebagai anggota dewan setelah memperoleh 2.155 suara dari 114 desa dalam lima kecamatan di Aceh Utara. Masing-masing, Kecamatan Samudera, Tanah Pasir, Lapang, Syamtalira Aron dan Meurah Mulia. Lalu Partai Demokrat memberi amanah untuk menduduki Wakil Ketua Komisi III.

Komisi tersebut membidangi keuangan/anggaran meliputi badan pengawasan daerah, badan perencanaan daerah, keuangan daerah/pendapatan, perpajakan, retribusi, perbankan, perusahaan daerah, perusahaan patungan, dunia usaha dan penanaman modal, perizinan dan asset daerah. Kini sudah dua tahun Mulyadi di posisi tersebut.

Hampir tak pernah absen, dalam setiap Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selalu memberikan pendapat dan saran, sesekali kritikan pedas untuk kemajuan Aceh Utara. Ayah satu puteri ini, Jihan Putri Mulyadi, selalu menekankan pentingnya perencanaan dalam sebuah pembangunan.

Terutama dalam memanfaatkan dana otonomi khusus. Sebab sampai sekarang belum terlihat dengan jelas kemajuan Aceh Utara, salah satunya karena perencanaan dan pemanfaatan dana otsus yang belum fokus. "Dari 1997 saya merantau ke Batam, dan pulang pada 2018, belum terlihat ada perubahan wajah Aceh Utara," ujar suami Lany Lakoy SE.

Mantan Pemain PSLS Junior Lhokseumawe di Piala Suratin ini, banyak bergelut dalam dunia industri. Setamat Diploma Tiga Teknik Kimia, pada 1998 bekerja pada PT Leo Engineering Batam (Perusahaan Jepang) sampai Tahun 2000. Lalu, mendirikan sejumlah perusahaan, antara lain yang masih beroperasi PT Natuna Jaya Mandiri Batam, PT Mega Service Batam dan perusahan lainnya.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Aceh Utara itu , mengaku sampai sekarang masih menyumbang gajinya untuk membantu pemberdayaan masyarakat miskin. "Kadang tidak setiap bulan, tapi kadang melebihi dari 20 persen," pungkas Sekretaris Fraksi Demokrat DPRK Aceh Utara itu.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved