Breaking News:

Kakanwil Kemenkumham Aceh Perintahkan Jajaran Publikasi ‘Satu Hari Satu Berita’

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, memerintahkan jajarannya wajib memublikasikan minimal satu hari satu berita

Editor: bakri
Dokumen Kemenkumham Aceh
Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman 

BANDA ACEH - Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, memerintahkan jajarannya wajib memublikasikan minimal satu hari satu berita, baik di media massa lokal atau nasional. Meurah Budiman menyampaikan hal ini dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Capaian Kinerja Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh Tahun Anggaran 2021.

Rakor yang digelar Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh itu berlangsung di Aula Kanwil Kemenkumham Aceh, Banda Aceh. Rapat yang dibuka Meurah Budiman pada Kamis (14/10/2021), akan berlangsung hingga 16 Oktober mendatang. Adapun pesertanya sebanyak 45 orang yang terdiri atas pejabat Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh serta kepala dan pejabat terkait dari enam Kantor Imigrasi di Aceh yakni Kantor Imigrasi Banda Aceh, Sabang, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, dan Takengon.

Rakor ini tetap mengikuti protokol kesehatan, bahkan semua peserta sudah melakukan tes swab PCR dan hasilnya semua negatif Covid-19. Turut hadir saat pembukaan acara ini para pejabat utama Kanwil Kemenkumham Aceh, antara lain Kadiv Keimigrasian, Sjahril SSos, Kadiv Administrasi, Rakhmat Renaldy, serta Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Sasmita. "Capaian kinerja positif setiap Satker harus diketahui masyarakat. Karena itu, saya perintahkan UPT wajib melakukan minimal one day one news (satu hari satu berita)," kata Meurah Budiman.

Meurah Budiman menyebutkan, ada puluhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Aceh. Umumnya, UPT Pemasyarakatan dan enam di antaranya UPT Keimigrasian. Kemudian, terserah masing-masing UPT bagaimana caranya, sehingga minimal one day one news ini tercapai. Misalnya, bekerja sama dengan Harian Serambi Indonesia.

Meurah mengatakan, rakor ini merupakan kesempatan menjaga dan menyelesaikan kinerja berkualitas hingga tuntas. Meurah Budiman mengharapkan rakor ini bermanfaat positif bagi publik serta organisasi Kemenkumham secara nasional. "Kepada seluruh satuan untuk melakukan evaluasi, menggali kompetesni SDM, meningkatkan kinerja organisasi terus menerus. Selain itu, juga tetap kompak berkolaborasi dan bersinergi dalam hal apa pun terkait pelaksanaan tugas dan fungsi," kata Meurah.

Harus produktif

Lebih lanjut, Meurah Budiman berpesan, di era new normal ini jajaran Kemenkumham harus terus produktif. Artinya jangan dijadikan alasan berhenti berinovasi dan mempercepat penyelesaian kinerja serta tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.  ASN Kemenkumham harus mau dan mampu mengikuti pola kerja baru yang seluruhnya menggunakan pemanfaatan teknologi informasi, pembinaan, monitoring, pengawasan, dan evaluasi.

"Lakukan kerja sama dengan stakeholders dan berikan pelayanan kepada publik cepat dan tepat sasaran. Cari terobosan dan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi," pesannya.

Sebelumnya, laporan panitia acara ini dibacakan Kabid Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh, Ginto Ginting. Ia menyebutkan, rakor tersebut menghadirkan  dua narasumber yakni dari Ditjen Pajak bertema "Asistensi SPT Unifika Instansi Pemerintah” dan dari Kanwil Perbendaharaan Negara Provinsi Aceh bertema "Optimalisasi Ikpa pada instansi Pemerintah." (sal)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved