News Video
VIDEO - Longsor Susulan Setelah Gempa 4.8 SR, Jenazah Antari Ditemukan Memeluk Lionel
Proses evakuasi dilakukan tak berselang lama, setelah memastikan keadaan di sekitar aman dari longsor.
Penulis: Octa Chandra | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, BANGLI - Musibah gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Richter pada Sabtu 16 Oktober 2021 mengakibatkan dua korban jiwa tertimbun longsor.
Keduanya bernama Ni Kadek Wahyu Antari (25) dan Lionel Adi Putra (8).
Dua korban jiwa tersebut diketahui merupakan bibi dan keponakan.
Jenazah keduanya ditemukan dalam posisi Kadek Antari memeluk Lionel.
Perbekel Desa Terunyan I Wayan Arjana mengatakan awal mula kejadian diketahui sekitar pukul 4.10 Wita.
Berawal dari kejadian gempa bumi, dan tak lama berselang terdengar suara gemuruh dibarengi debu.
"Debunya itu sampai Banjar Terunyan. Itu jaraknya sekitar 2 kilometer," kata dia.
Ia menambahkan, proses evakuasi saat itu tidak bisa segera dilakukan, karena kondisi sekitar yang masih gelap.
Di samping juga warga khawatir jika terjadi longsor susulan.
"Yang pertama ke sini Pak Babinsa dan Pak Bhabinsa bersama warga sekitar," ucapnya.
Sementara Babinsa Desa Terunyan, I Wayan Asli mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 04.11 Wita.
Baca juga: Rudal Hipersonik Baru China Mengejutkan Badan Intelijen AS
Proses evakuasi dilakukan tak berselang lama, setelah memastikan keadaan di sekitar aman dari longsor.
"Kita melakukan evakuasi bersama masyarakat Cemara Landung dan masyarakat Desa Abang Batudinding, khususnya Banjar Dukuh. Saat itu sekitar pukul 14.15 Wita," ungkapnya.
Evakuasi membutuhkan waktu hingga tiga jam lebih.
Wayan Asli mengungkapkan, saat dievakuasi dua korban yang dinyatakan selamat, yakni Made Mudawati (42) dan Nopa Nopita Sari (18), karena berada di ruang berbeda.