Berita Banda Aceh
Branding Wisata Perkuat Banda Aceh sebagai Destinasi Layak Dikunjungi
Ia menambahkan, branding pariwisata yang sudah dijalankan oleh kota Banda Aceh dari perspektif turis yang mengunjungi kota Banda Aceh melalui sikap...
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nurul Hayati
Ia menambahkan, branding pariwisata yang sudah dijalankan oleh kota Banda Aceh dari perspektif turis yang mengunjungi kota Banda Aceh melalui sikap terhadap merek, gambaran merek dan preferensi, menunjukkan pengaruh yang positif terkait penerapan city branding Kota Banda Aceh, khususnya pada sektor tourism.
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Branding wisata Banda Aceh telah berhasil memperkuat positioning Banda Aceh sebagai destinasi wisata yang layak dikunjungi oleh setiap wisatawan, baik wisatawan muslim maupun non muslim dengan suguhan ragam pesona alam dan budaya.
“Banda Aceh sekarang zona kuning, dan kita sudah memberikan sedikit kebebasan bagi para tamu. Sehingga hal ini dapat menunjang sektor parawisata,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman saat menjadi narasumber dalam seminar dengan tema “Optimisme Kebangkitan Pariwisata Aceh”, di The Pade Hotel, Kamis (21/10/2021).
Ia menambahkan, branding pariwisata yang sudah dijalankan oleh kota Banda Aceh dari perspektif turis yang mengunjungi kota Banda Aceh melalui sikap terhadap merek, gambaran merek dan preferensi, menunjukkan pengaruh yang positif terkait penerapan city branding Kota Banda Aceh, khususnya pada sektor tourism.
Ada beberapa wisata unggulan di Banda Aceh yaitu wisata budaya, wisata islami, wisata bahari, wisata kuliner, dan museum tsunami.
Disamping itu, ia juga menyebutkan jumlah wisatawan ke Banda Aceh hingga September 2021 berjumlah 145.941 orang.
Terdiri atas wisatawan nusantara 145.705 orang dan wisatawan mancanegara 236 orang.
Baca juga: Dorong Gampong Nusa Jadi Desa Wisata Edukasi Kebencanaan
Sementara itu, Ismail SPd yang mewakili Gubernur Aceh sekaligus membuka acara tersebut, menyampaikan sebelum pandemi Covid-19 pariwisata memberi dampak yang positif bagi perekonomian Indonesia dan Aceh.
“Pariwisata ini memiliki multiplier effect, jadi kita berharap melalui pariwisata ini bisa meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat Aceh. Kami optimis semoga pariwisata Aceh kedepan dapat kembali bangkit,” sebutnya.
Kegiatan yang dilaksanakan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Aceh ini juga menghadirkan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, Vice President Pegadaian Aceh, Ferry Hariawan, Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, Traveller-Enterpreneur, Steffy Burase, CEO Markplus, Hermawan Kartajaya, Presiden IMA Indonesia, Suparno Djasmin, serta Presiden Chapter IMA Aceh, Dr Iskandarsyah Madjid. (*)
Baca juga: Menparekraf Pertimbangkan Buka Kembali Rute Aceh-Malysia Demi Dongkrak Pariwisata Islami
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengunjung-berwisata-di-museum-tsunami-aceh-banda-aceh.jpg)