Kamis, 28 Mei 2026

Sepak Bola

Badan Sepak bola Eropa dan Amerika Serikat Ancam Lompat Kapal, FIFA Siap Berkompromi

CONMEBOL, Konfederasi Amerika Selatan menentang keras Piala Dunia dua tahunan. Secara teknis dapat dipilih menjadi peraturan tanpa dukungan Eropa

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Harold Cunningham/FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara tentang rencana Piala Dunia Tahunan selama pertemuan dengan Dewan FIFA pada Rabu (20/10/2021). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - CONMEBOL, Konfederasi Amerika Selatan menentang keras Piala Dunia dua tahunan.

Secara teknis dapat dipilih menjadi peraturan tanpa dukungan Eropa,UEFA  atau Amerika Selatan.

Tetapi, Eropa dan Amerika Selatan dapat dengan mudah melompat kapal, mengatur turnamen untuk menguntungkan mereka sendiri.

Kemudian, menghancurkan daya tarik Piala Dunia.

Itulah sebabnya mengapa kata-kata Presiden FIFA Gianni Infantino pada konferensi pers selama 45 menit pada Rabu (20/10/2021) mengisyaratkan kompromi.

"Saya di sini untuk bersatu," katanya, setelah menerima kritik keras.

Baca juga: FIFA Abaikan Kritikan UEFA, Dorong Piala Dunia Dua Tahunan, Usulan Awal dari Arab Saudi

"Aku di sini bukan untuk membagi," tambahnya.

Jalan menuju kesamaan bisa berbatu.

Tabrakan di sepanjang jalan bisa meledak.

Mereka sering terjadi ketika dua tubuh yang kuat dan mementingkan diri sendiri berbenturan.

Hasilnya bisa liga negara global, atau kompetisi empat tahunan kedua yang diencerkan.

Namun, kekuatan UEFA, yang dalam beberapa hal melebihi FIFA harus mencegah terwujudnya Piala Dunia dua tahunan yang sebenarnya.

Baca juga: IOC Khawatirkan Pelaksanaan Olimpiade, Sampaikan Keberatan Piala Dunia Dua Tahunan FIFA

Tapi itu bukan alasan untuk perayaan.

Ini bukan kemenangan bagi orang biasa atas elit yang kuat.

Padahal, jika Anda menyipitkan mata, Anda bisa melihatnya sebagai kebalikannya.

Anda bisa melihat FIFA, terlepas dari masa lalunya yang penuh dosa dan masa kini yang kumuh, sebagai suara yang tak bersuara.

Masih juga berjuang untuk merebut kembali permainan dunia atas nama dunia.

Baca juga: UEFA Mulai Sangat Prihatin Atas Rencana FIFA Gelar Piala Dunia Dua Tahunan

“Mereka semua harus didengarkan,” kata Infantino tentang 211 anggota asosiasinya.

“Dan peran saya adalah mendengarkan semua orang, mendengarkan setiap pihak, memberikan suara kepada mereka yang tidak pernah didengar," jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved