Breaking News:

Suplai BBM

Suplai Solar ke SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar Kembali Normal

Truk dan bus penumpang yang telah berlangganan tetap mendapatkan solar pada sebuah SPBU, ungkap Erewan, ketika di SPBU Langganan tetapnya tidak ada st

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Antrean beli BBM solar oleh sejumlah kendaraan di SPBU Manekroo, Meulaboh, Aceh Barat hingga Senin (28/8/2017) malam. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengiriman solar subsidi dari Depo Pertamina ke SPBU di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Kamis (21/10/2021) sudah kembali normal.

Setiap SPBU dikirim 16 Kilo Liter (KL) atau 16.000 liter, sebelumnya hanya 8 Kilo Liter (KL) atau 8.000 liter.

Erwan, seorang petugas pengawas SPBU di Luengbata mengatakan, untuk menghilangkan antrian panjang solar subsidi di sejumlah SPBU di Kota Banda Aceh, Pertamina harus mensuplai jenis bahan bakar tersebut ke SPBU minimalnya sesuai kebutuhan hariannya yaitu 16 KL.

Kalau Pertamina mengirim solar subsidi (bio solar), di bawah kebutuhan setiap SPBU, pasti akan terjadi krisis dan antrian panjang mobil truk barang dan penumpang.

Truk dan bus penumpang yang telah berlangganan tetap mendapatkan solar pada sebuah SPBU, ungkap Erewan, ketika di SPBU Langganan tetapnya tidak ada stok solar subsidi, pasti ia akan mencari solar subsidi (bio solar) ke SPBU lainnya.

“Kondisi itu yang membuat antrian pembelian solar subsidi menjadi panjang di sejumlah SPBU di Banda Aceh,”ujar Erwan.

Baca juga: Polsek Ranto Peureulak Aceh Timur Tangkap Tersangka Pengedar Sabu, Satu Rekannya Berhasil Kabur

Untuk Kota Banda Aceh, kata Erwan, hanya dua SPBU yang pembelian solar subsidinya tinggi, yaitu SPBU Lungbata dan SPBU Batoh. Dua SPBU ini punya langganan tetap pengisian solar subsidi, yaitu bus penumpang besar dan truk tronton angkutan barang.

Jadi, bila dari salah satu SPBU ini, pengiriman solar subsidsinya berkurang, maka akan terjadi krisis solar subsidi di dua SPBU tersebut.

Tapi sebaliknya, bila di kedua SPBU ini, suplai solar subsidinya sesuai kebutuhan, tidak akan terjadi kelangkaan solar atau antrian panjang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved