Breaking News:

Video

VIDEO Biaya Umrah Diperkirakan Naik hingga 30 Persen, Penyebabnya Aturan Karantina dan Tes PCR

Jemaah Indonesia diharuskan melakukan karantina selama lima hari, melakukan pemeriksaan PCR, dan biaya asuransi.

Penulis: Thesi Suryadi | Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Budi Darmawan mengatakan biaya umrah yang sudah ditetapkan sebesar Rp 26 juta diprediksi bakal bertambah.

Tambahan biaya ini dikarenakan adanya aturan karantina, pemeriksaan PCR, dan asuransi.

Menurutnya, peningkatan biaya umrah yang sebelumnya Rp 26 juta akan naik jadi di atas Rp 30 jutaan.

Jemaah Indonesia diharuskan melakukan karantina selama lima hari, melakukan pemeriksaan PCR, dan biaya asuransi.

Dia mengimbau para jemaah yang sudah melakukan pembayaran biaya umrah kepada pihak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menghitung kembali.

Program Umrah Pimpinan Dayah Tertunda Lagi, Dana Sempat Diplot Rp 900 Juta

Kapolres Abdya Hadiahkan Umrah, Sepmor dan Beasiswa Santri Bagi yang Mau Divaksin, Ini Syaratnya

Pemenang Umrah yang Belikan Ponsel untuk Guru Mengaji Mendapat Hadiah Tambahan dari Bupati Mursil

Diberitakan sebelumnya umrah untuk para jemaah asal Indonesia sudah dibuka kembali.

Dalam nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 8 Oktober 2021 silam terdapat ketentuan bagi jemaah umrah yang tak memenuhi standar kesehatan.

Kementerian Agama bakal segera menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait penyelenggaraan ibadah umrah.

Direktur Bina Haji dan Umrah Kemenag Nur Arifin mengatakan KMA ini akan dikeluarkan setelah pembahasan teknis mengenai penyelanggaraan umrah rampung. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Biaya Umrah Diperkirakan Naik 30 Persen, Ini Penyebabnya

Video Editor: Thesi Suryadi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved