Breaking News:

Internasional

Uni Emirat Arab dan Arab Saudi Menjadi Target Utama Serangan Geng Siber, Mencuri Data Sensitif

Serangan geng siber dengan target Timur Tengah telah terjadi sejak awal pandemi Covid-19. Gelombang ancaman lanjutan di Timur Tengah ditemukan oleh

Editor: M Nur Pakar
()
Serangan Siber melalui jaringan internet ke jaringan pemerintahan atau perusahaan besar di Timur Tengah 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Serangan geng siber dengan target Timur Tengah telah terjadi sejak awal pandemi Covid-19.

Gelombang ancaman lanjutan di Timur Tengah ditemukan oleh Kaspersky, sebuah perusahaan keamanan siber global.

APT merupakan kampanye serangan, penyusup membangun kehadiran jangka panjang yang tidak sah di jaringan untuk menambang data sensitif.

Target, yang dipilih dan diteliti dengan cermat, biasanya mencakup perusahaan besar atau jaringan pemerintah.

Wilayah ini selalu menjadi sarang serangan semacam itu karena faktor geopolitik.

Peneliti Kaspersky, yang mengawasi wilayah untuk APT.

Dia membuat 68 laporan investigasi terkait dengan 29 geng siber yang secara aktif menargetkan Timur Tengah sejak awal pandemi.

Para peneliti mengeluarkan 49 laporan intelijen ancaman karena investigasi yang terkait dengan serangan siber di UEA.

Negara kaya itu menyumbang jumlah laporan tertinggi untuk semua negara Timur Tengah.

Tertinggi kedua, Arab Saudi dengan 39 laporan dan Mesir dengan 30 laporan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved