Breaking News:

Berita Pidie

Sepekan Satu Agen Togel Ditangkap di Pidie, Kini Polisi Amankan Supir

Untuk diketahui polisi sebelumnya telah mengamankan agen togel di Kecamatan Kembang Tanjong dan Kecamatan Pidie.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Agen togel ND diperiksa polisi di Sat Reskrim Polres Pidie. FOR SERAMBINEWS.COM 

Untuk diketahui polisi sebelumnya telah mengamankan agen togel di Kecamatan Kembang Tanjong dan Kecamatan Pidie.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie menangkap ND (55) berprofesi sebagai supir warga Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Senin (25/10/2021) sekira pukul 22.30 WIB.

Lelaki ND sebagai agen judi togel atau maisir, yang diciduk polisi di Terminal Terpadu, Kecamatan Kota Sigli tanpa perlawanan. 

Untuk diketahui polisi sebelumnya telah mengamankan agen togel di Kecamatan Kembang Tanjong dan Kecamatan Pidie.

Saat ini, kedua agen togel menunggu proses sebat sebat dilakukan Kejari Pidie sebagai eksekutor.

" Pria ND bersama BB telah diamankan di Mapolres Pidie," kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal SE SH, kepada Serambinews.com, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Suasana di Barcelona Biasa-biasa Saja, Real Madrid Hampir Tak Merayakan Kemenangan

Baca juga: Gara-gara Mabuk Saat Mengemudi Mobil, Stiker Clermont Ligue 1 Prancis harus Berhadapan dengan Hukum

Ia menyebutkan, BB yang diamankan polisi adalah satu ponsel, dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu, dua lembar pecahan Rp 50 ribu, dua lembar uang pecahan Rp 20 ribu dan lima lembar uang pecahan Rp 10 ribu.

Kemudian, sepuluh lembar uang pecahan Rp 5.000 dan satu lembar kertas repas.

" Total BB disita polisi Rp 430 ribu," jelasnya.

Menurutnya, aktivitas judi togel di Terminal Tetpadu Sigli telah lama dipantau penyidik. Sebab, aksi judi togel di terminal sangat meresahkan masyarakat.

Sehingga saat mengetahui polisi langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pria ND bersama BB.

Polisi juga menemukan BB lainnya, berupa file percakapan ND dengan HP terhadap komor taruhan. Kecuali itu, ditemukan pesan singkat atau SMS dan kertas repas taruhan pemasangan nomor Togel pada tanggal 5 Oktober 2021.

Satu agen togel berinisial CD kini menjadi DPO polisi. CD menjadi rekan ND. 

ND akan disangkakan dengan pasal 18 Jubcto Pasal 19 Juncto Pasal 20 Qanun Provinsi Aceh Nomor 06 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan ancaman hukuman cambuk sekitar 12 hingga 45 kali cambuk. (*)

Baca juga: Pagi Ini, Giliran Pimpinan dan Anggota DPRA Penuhi Panggilan KPK

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved