Aceh Tamiang Galakkan Tanaman Rempah, Manfaatkan Pekarangan Rumah
Pemkab Aceh Tamiang akan memanfaatkan perkarangan penduduk untuk mengembangkan budidaya tanaman rempah
KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang akan memanfaatkan perkarangan penduduk untuk mengembangkan budidaya tanaman rempah. Program ini diyakini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.
Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang, Yunus menjelaskan, program budidaya rempah ini masih terus digodok bersama sejumlah kelompok tani untuk menghasilkan formulasi yang tepat.
Rencananya, program ini akan dijalankan oleh kelompok tani yang berperan sebagai koordinator di setiap kampung.
Melalui kelompok tani, perkarangan warga yang masih belum 'telantar' akan didata untuk selanjutnya difungsikan sebagai lahan budidaya.
"Kami harapkan kelompok tani ini juga berperan sebagai penyambung lidah ke penduduk, mereka harus siap keliling kampung untuk mengedukasi perihal program ini," kata Yunus, Selasa (26/10).
Yunus optimis, program ini berjalan sesuai harapan karena sudah ada perusahaan yang menjadi mitra membeli hasil budidaya ini.
Bahkan atas arahan mitra tersebut, tanaman rempah ini akan diolah menjadi beberapa produk turunan yang muaranya pangsa pasar internasional. "Misalnya jahe, nanti diolah dalam bentuk kristal," ujarnya.
Motivator program budidaya rempah, Admansyah Lubis menambahkan, sebelum menggulirkan rencana ini kepada masyarakat, pihaknya terlebih dulu mencari mitra yang bersedia menjadi buyer.
"Buyer sudah ada, tinggal lahan masyarakat yang kami data, nanti akan kami lakukan pendampingan," ujar penyuluh yang sempat dikontrak Qatar melakukan program pertanian organik di lahan gurun pada 2019.
Dia mengatakan, saat ini sudah ada dua kelompok tani yang mendukung program ini, yaitu Poktan Agro Tani Lestari di Kaloy dan Poktan Maju Bersama di Sunting.
"Kami antusias, kami akan mencoba berkolaborasi dengan datok penghulu untuk melancarkan program ini," kata Ketua Poktan Agro Tani Lestasi, Zainal Alfiansyah didampingi Ketua Poktan Maju Bersama, Syahrul.
Keduanya pun sepakat kalau program ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19. "Masyarakat menjadi produktif dan tidak lagi terpaku dengan bantuan pemerintah," ungkapnya.(mad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustreasi-rempah-rempah.jpg)