Internasional
Kepala Komandan Elit Pengawal Revolusi Iran Tegaskan AS Gagal Tekan Negaranya
Kepala Komandan Elit Pengawal Revolusi, Hassan Salami, Kamis (4/11/2021) mengatakan Amerika Serikat (AS) telah gagal menekan negaranya.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Kepala Komandan Elit Pengawal Revolusi, Hassan Salami, Kamis (4/11/2021) mengatakan Amerika Serikat (AS) telah gagal menekan negaranya.
"Amerika telah menggunakan segala cara, kebijakan dan strategi untuk menghancurkan bangsa Iran," ujarnya.
"Tetapi Republik Islam ini tetap menjadi lebih kuat," kata Salami dalam pidato yang disiarkan televisi, seperti dilansir Reuters.
Dia menyampaikan saat memperingati pengepungan Kedutaan Besar AS di Teheran setelah revolusi Islam 1979.
Tidak ada hubungan diplomatik AS-Iran sejak pengambilalihan kedutaan oleh mahasiswa radikal, yang juga menyandera 52 warga AS selama 444 hari.
Baca juga: Menteri Luar Negeri Iran Positif Covid-19, Jelang Perundingan Nuklir
Tayangan langsung televisi negara menunjukkan kerumunan di seluruh Iran menghadiri demonstrasi yang diselenggarakan negara.
Mereka meneriakkan "Matilah Amerika" dan "Matilah Israel".
Beberapa membakar bendera AS dan Israel.
Dalam pidato panjang lebar di depan orang banyak, Hossein Salami mencela Amerika Serikat sebagai pabrik pembuat diktator.
Dia membidik apa yang disebutnya agresi Amerika di wilayah tersebut.
Baca juga: Presiden Dewan Nasional Perlawanan Iran Kecam Rezim Teheran
Salami menyatakan anak-anak bangsa ini akan berdiri dengan berani melawan kekuatan apa pun yang ingin merusak kepentingan mereka.
Dalam pidatonya di depan orang banyak di luar gedung yang pernah menjadi tempat Kedutaan Besar AS, Salami memuji Garda.
Dia menuduh Amerika Serikat mencoba mengambil minyak dan mendukung bajak laut.
“Kami serius dalam membela tanah air kami,” tegasnya.(*)
Baca juga: Mantan Wapres AS Dukung Presiden Iran Dihukum, Terlibat Pembantaian Tahun 1988
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-komandan-elit-pengawal-revolusi-iran-hassan-salami.jpg)