Ketua Partai Buruh Exco Aceh Serahkan SK Pengurus
Partai Buruh Exco Aceh melakukan rapat perdana dengan pengurus sekalian membagi surat keputusan (SK) kepengurusan periode 2021-2026
BANDA ACEH - Partai Buruh Exco Aceh melakukan rapat perdana dengan pengurus sekalian membagi surat keputusan (SK) kepengurusan periode 2021-2026. Rapat itu berlangsung di ruang VIP D'Energi Cafe, Aceh Besar, Jumat (5/11/2021).
SK tersebut diserahkan oleh Ketua Partai Buruh Exco Aceh, Habibi Inseun kepada pengurus teras partai itu. Di antaranya Sudirman (sekretaris), Dhasmanto (bendahara).
Selain itu, Rachmad Kurniady dan Herni Hidayati selaku wakil ketua, Bustami dan Linda Ramadani selaku wakil sekretaris, serta Marsinem dan Fara Mutia selaku wakil bendahara.
Ketua Partai Buruh Exco Aceh, Habibi Inseun kepada Serambi mengatakan bahwa pertemuan itu dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi antarpengurus.
Pengurus partai itu sendiri gabungan dari beberapa elemen yaitu Rumah Buruh Indonesia, Serikat Petani Indonesia, Organisasi Rakyat Indonesia, Gerakan Perempuan Indonesia, dan lain-lain.
"Partai Buruh Exco Aceh saat ini sudah memiliki rancangan kepengurusan di 19 kabupaten/kota (82%) dan 89 kecamatan dari 289 kecamatan (30,7%)," kata Habibi.
Pihaknya, sambung Habibi, akan terus bekerja untuk memastikan minimal memiliki kepengurusan 50% di kecamatan sebagai syarat lolos verifikasi administrasi dan faktual dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Habibi menjelaskan bahwa Partai Buruh adalah partai identitas, partainya kelas pekerja. Partai Buruh hadir dengan tujuan bisa terlibat langsung dan mendukung perjuangan kaum buruh, petani, pekerja rumah tangga, dan elemen rakyat miskin yang lain.
"Perjuangan dan program Partai Buruh langsung bersentuhan dengan persoalan rakyat," ujarnya.
Ia berharap Partai Buruh bisa ikut membuat undang-undang dan merumuskan kebijakan negara untuk mewujudkan negara sejahtera (welfare state). Secara bersamaan, Partai Buruh juga bekerja setiap saat untuk melakukan advokasi terhadap persoalan yang dihadapi rakyat.
"Kami akan menginstruksikan kader partai buruh untuk terlibat secara langsung dalam perjuangan buruh yang menuntut upah layak. Kami akan hadir dan mengadvokasi korban penggusuran. Kami akan hadir untuk memperjuangkan pekerja rumah tangga dan buruh migran," tutupnya.(mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-partai-buruh-exco-aceh.jpg)