Kamis, 30 April 2026

video

VIDEO - Pengakuan Mahasiswi UNRI Dilecehkan Dosen Pembimbing: Dia Mencium Pipi dan Kening Saya

Terduga pelaku mendongakkan kepala korban dan berkata “mana bibir, mana bibir".

Tayang:
Penulis: Octa Chandra | Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM – Sebuah video berdurasi 13 menit 11 detik yang menayangkan pengakuan seorang mahasiswi menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen pemimbing, mendadak viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @komahi_ur, menampilkan seorang wanita yang diduga sebagai mahasiswi di Universitas Riau (UNRI) mendapatkan perlakukan tak menyenangkan dari seorang dosen.

Korban menyebutkan, dirinya adalah seorang mahasiswi program studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNRI.

Ia menceritakan bahwa pelaku adalah dosen pembimbing proposal skripsinya.

Baca juga: Mahasiswi UNRI Dilecehkan Dosen Pembimbing Malah Diintimidasi oleh Ketua Jurusan dan Rekan Dosen

Korban, dalam video tersebut, dengan jelas menyebut nama Syafri Harto, yang merupakan terduga pelaku pelecehan seksual kepadanya.

“Kornologi pelecehan seksual yang saya terima tersebut terjadi pada 27 Oktober (2021), hari Rabu jam 12.30 (WIB),” pengakuan korban.

“Saya ingin menemui bapak Syafri Harto untuk melakukan bimbingan proposal skirpsi. Saya melakukan bimbingan proposal skirpisi di rungan dekan FISIP UNRI,” sambungnya.

Korban yang merupakan mahasiswi HI FISIP UNRI angkatan 2018 itu bercerita bahwa, di dalam ruangan tersebbut hanya dirinya dan terduga pelaku, tidak ada orang lain.

“Bapak Syafri Harto mengawali bimbingan proposal skripsi dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang menuju pada personal life saya,” ungkapnya.

Baca juga: Kepala Ibu Guru Pecah Dieksekusi Dengan Batu Koral, Kalung dan Gelang Emas Dibawa Kabur Pelaku

Lebih lanjut, korban menceritakan bahwa beberapa kali terduga pelaku mengeluarkan kata-kata yang membuat korban merasa tidak nyaman.

“Seperti dia mengatakan kata-kata ‘I Love You’ , yang membuat saya merasa terkejut dan sangat-sangat tidak menerima perlakukan bapak tersebut,” tambahnya.

Karena sudah merasa tidak nyaman, korban kemudian menyudahi bimbingan dan meminta pamit kepada terduga pelaku.

“Ketika saya ingin menyalim bapak itu untuk berpamitan, beliau langsung menggenggam kedua bahu saya, mendekatkan badannya kepada diri saya,” kata korban dengan suara yang mulai bergetar.

Lalu terduga pelaku, kata korban, menggenggam kepalanya dengan kedua tangannya.

“Setelah itu dia mencium pipi sebelah kiri saya dan mencium kening saya. Saya merasa sangat ketakutan dan saya langsung menundukkan kepala saya,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved