Forum Lalu Lintas
Minimalisir Kecelakaan di Jalan Raya, Polres Aceh Tamiang Aktifkan Forum Lalu Lintas
Dalam kesempatan itu Jufni memaparkan jumlah kejadian laka lantas yang terjadi dua tahun terakhir sebagai bahan analisa dan evaluasi.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna I Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Aceh Tamiang sepakat meningkatkan infratruktur dan pengawasan untuk meminimalisir pelanggaran yang akan berujung pada kecelakaan di jalan raya.
Kesepakatan ini tercapai dalam rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dilangsungkan di ruang Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, Kamis (4/11/2021) lalu.
Rapat ini melibatkan sejumlah instansi, misalnya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan WH, Jasa Raharja dan Dinas PU.
“Kami membahas tentang situasi Kamseltibcarlantas Kabupaten Aceh Tamiang khususnya yang berhubungan dengan kasus laka lantas,” kata Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang Iptu Jufni, Minggu (7/11/2021).
Dalam kesempatan itu Jufni memaparkan jumlah kejadian laka lantas yang terjadi dua tahun terakhir sebagai bahan analisa dan evaluasi.
Baca juga: Boat Pancing Terbalik Usai Dipeusijuek, 22 Penumpang Berhasil Diselamatkan
Dia berharap melalui pertemuan lintas instansi ini menghasilkan formulasi efektif untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Dia mencontohkan usulan yang disampaikan Kadishub Aceh Tamiang, Syuibun Anwar untuk menambah rambu Lalu lintas di lokasi yang dianggap berpotensi akan terjadinya laka lantas akan berdampak positif untuk menekan angka kecelakaan di jalan.
“Persoalan kita juga terletak pada ketersediaan lokasi parkir, pihak Dishub sudah bersedia untuk menyurati pelaku usaha di jalur lintas untuk menyediakan lahan parkir,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan instansi lain, misalnya Dinas Kesehatan yang akan mengoptimakan layanan public service penanganan kecelakaan lalu lintas, atau Dinas PUPR Aceh Tamiang yanag mengevaluasi proyek perbaikan jalan yang berisiko pada kecelakaan sekaligus meminta perhatian Dinas PU Aceh untuk memprioritaskan ruas jalan yang berlubang.
Baca juga: 80 Goweser Sembagut Ikut Race Extrem di Lhokseumawe, Ini Para Juaranya
Kesepakatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena selama ini tata letak parkir, khususnya di inti kota terbilang kurang tertib.
Persoalan ini beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan truk parkir di badan jalan.
Kasus terbaru dialami seorang pelajar MAN Aceh Tamiang, Sauqas Zamartillah (14) yang mengalami lukas serius setelah sepeda motornya menabrak truk parkir di jalan lintas Medan - Banda Aceh, Karangbaru, Kamis (4/11/2021) pagi.
Korban yang sedang berangkat sekolah tak menyadari truk di depannya ternyata sedang berhenti karena rusak.
“Truknya berhenti di jalur cepat tanpa ada rambu apapun,” kata Andi, warga Kualasimpang.
Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang Iptu Jufni menjelaskan truk yang dikemudikan ES (42) warga Bireuen itu berhenti karena sedang mengalami bocor ban.
“Truk berhenti di jalan karena ban bocor sejak jam tiga pagi,” ungkap Jufni.
Jufni menduga korban tidak menyadari truk yang berada di depannya sedang berhenti karena segitiga pengaman tidak terpasang di jalan.
“Segitiga pengaman hanya ditempel di bak truk karena rusak, ini yang diduga menyebabkan pengendara sepeda motor tidak menyadari truk sedang berhenti,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/angkutan-jalan-9ubinj.jpg)