Breaking News:

Internasional

Sydney Longgarkan Pembatasan Covid-19 Mulai Pekan Depan

Kota Sydney, Australia akan melonggarkan pembatasan jarak sosial mulai Senin (8/11/2021). Hanya sebulan setelah penguncian yang berlangsung hampir 10

Editor: M Nur Pakar
AFP/Steven Saphore
Orang-orang berkumpuil di Jembatan Pelabuhan Sydney selama hari aksi global tentang perubahan iklim di Sydney, Sabtu (6/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, SYDNEY - Kota Sydney, Australia akan melonggarkan pembatasan jarak sosial mulai Senin (8/11/2021).

Hanya sebulan setelah penguncian yang berlangsung hampir 100 hari.

Kebijakan itu diambil, seusai hampir 90 persen penduduknya telah mendapatkan kedua dosis vaksin Covid-19.

Negara bagian New South Wales, rumah bagi Sydney menghilangkan batasan pada tamu rumah atau pertemuan di luar ruangan.

“Kami memimpin bangsa keluar dari pandemi,” kata Perdana Menteri negara bagian Dominic Perrottet.

Dia menyerukan dorongan terakhir untuk mencapai, bahkan melampaui, tonggak 95 persen vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kasus Virus Corona Sydney Capai Rekor, Rumah Sakit Mulai Kewalahan Layani Pasien Covid-19

Beberapa ratus warga mengadakan protes anti-vaksin pada Minggu (7/11/2021) di ibukota negara bagian Sydney.

Negara bagian Victoria bagian tenggara mencatat sebagian besar dari 1.417 kasus baru virus Corona di Australia.

Dengan angka kesehatan masyarakat menunjukkan 10 kematian lagi.

Tidak ada infeksi baru di Northern Territory yang terpencil.

Seusai penguncian cepat diperpanjang hingga tengah malam untuk mengatasi wabah kecil di beberapa daerah.

Australia melewati batas 80 persen dari inokulasi penuh sampai Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Sydney Mencatat Kasus Virus Corona Paling Mematikan, Pusat Gelombang Ketiga Covid-19 Australia

"Itu akan memberi kita semua kepercayaan diri dalam hal keterbukaan," kata Menteri Keuangan Federal, Simon Birmingham pada Minggu (7/11/2021).

Australia melonggarkan pembatasan perbatasan internasional mulai Senin (7/11/2021) untuk pertama kalinya selama pandemi.

Tetapi hanya untuk publik yang divaksinasi dari negara-negara dengan tingkat inokulasi tinggi.

Namun perjalanan domestik masih terhambat, karena sebagian besar negara bagian dan teritori menutup perbatasan internal.

Negara bagian Australia Barat akan dibuka kembali ketika mencapai tingkat 90 persen dari dosis vaksin ganda, kata perdana menteri.

Terlepas dari wabah Delta yang menyebabkan penguncian selama berbulan-bulan.

Dua kota terbesar Sydney dan Melbourne, jauh lebih rendah daripada banyak negara maju, dengan 180.000 kasus virus Corona dan 1.597 kematian.(*)

Baca juga: Sydney Cetak Rekor Kasus Covid-19, Militer Australia Harus Turun Tangan untuk Tegakkan Aturan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved