AC Milan Batal Kudeta Napoli di Puncak Klasemen, Nyaris Dipermalukan Inter Milan
Tersaji di Stadion San Siro, laga AC Milan vs Inter Milan yang bertajuk Derby della Madonnina berkesudahan dengan skor 1-1.
Padahal jika dirunut ke belakang, Calhanoglu adalah pemain AC Milan sebelum akhirnya berlabuh ke Inter Milan.
AC Milan hanya membutuhkan waktu enam menit untuk menyamakan kedudukan.
Adalah own goal Stefan de Vrij yang berhasil membuat laga AC Milan vs Inter Milan menjadi imbang 1-1.
Jual beli serangan terus dilancarkan kedua klub. Hasilnya, Inter kembali mendapatkan peluang untuk kembali unggul setelah lagi-lagi memperoleh hadiah penalti.
Namun sayang, eksekusi tendangan Lautaro Martinez di menit ke-27 masih dapat diantisipasi kiper AC Milan, Tatatarusanu.
Memasuki menit ke-30, pertandingan cenderung menurun intensitasnya.
Rossoneri sedikit lebih mendominasi jalannya laga. Tim besutan Stefano Pioli dengan sabar mencoba membuild-up serangan sembari melihat celah di lini pertahanan Nerazzurri.
Sedangkan Inter Milan, anaka asuh Simone Inzaghi lebih banyak membuat peluang ketika timnya melancarkan serangan balik cepat.
Menit ke-36, Il Diavolo Rosso memiliki peluang emas melalui Rafael Leao.
Namun tembakan pemain muda dari dalam kotak penalti itu masih dapat diantisipasi kiper Inter Milan, Samir Handanovic.
Jelang lima menit babak pertama bubar, kedua tim kembali menaikkan intensitas penyerangan mereka.
Namun hingga wasit meniup peluit babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta lagi, Skor 1-1 untuk kedua tim.
Pada babak kedua, Inter Milan tampil lebih trengginas dalam melancarkan serangan.
Beberapa kali secara bergantian baik itu Lautaro Martinez, Edin Dzeko maupun Hakan Calhanoglu mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol kedua.
AC Milan yang tak ingin mengendurkan intensitas penyerangan mulai memasukkan sejumlah penyerang sayap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/zlatan-ibrahimovic-berebut-bola-dengan-stefan-de-vrij-dalam-pertandingan-milan-vs-inter.jpg)