Selasa, 2 Juni 2026

Internasional

Iran Tutup Surat Kabar Kelid, Melaporkan Pemimpin Tertinggi Membawa Rakyat Miskin

Kantor Kehakiman Iran, Senin (8/11/2021) menutup surat kabar Kelid. Harian itu menerbitkan gambar halaman depan yang menunjukkan tangan Pemimpin

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Pasukan menggelar manuver di daerah pantai Iran tenggara, Minggu (7/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Kantor Kehakiman Iran, Senin (8/11/2021) menutup surat kabar Kelid.

Harian itu menerbitkan gambar halaman depan yang menunjukkan tangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menarik garis kemiskinan.

Kantor berita semi-resmi Mehr mengatakan badan pengawas media Iran menutup surat kabar harian Kelid, seperti dilansir AP.

Seusai menerbitkan artikel halaman depan berjudul "Jutaan Orang Iran Hidup di Bawah Garis Kemiskinan" pada Sabtu (6/11/2021).

Di bawah judul, grafik menunjukkan tangan kiri seseorang memegang pena.

Kemudian, menggambar garis merah melintasi halaman saat siluet orang di bawahnya mencapai garis.

Baca juga: Iran Gelar Latihan Perang, Menjelang Pembicaraan Nuklir dengan Barat

Grafik tersebut menyerupai gambar Khamenei yang sebelumnya menulis di selembar kertas dengan tangan kirinya dan cincin menonjol di salah satu jarinya.

Tangan kanannya lumpuh seusai pengeboman tahun 1981.

Klub Jurnalis Muda, sebuah kelompok yang terkait dengan televisi pemerintah, melaporkan badan sensao memeriksa surat kabar tersebut.

Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah mengakui Kelid telah ditutup, tanpa menjelaskan alasan keputusan tersebut.

Kelid tidak dapat segera menanggapi permintaan komentar pada Senin (8/11/2021) dan situs web mereka telah offline.

Iran, yang ekonominya telah lama menghadapi masalah sejak Revolusi Islam 1979, berada di bawah tekanan.

Terutama, sejak mantan Presiden AS Donald Trump pada 2018 menarik Amerika dari kesepakatan nuklir 205 dengan kekuatan dunia

Rial Iran sekarang sekitar 281.500 per dolar, sebelumnya 32.000 rial untuk $1 pada saat kesepakatan nuklir 2015 dibuat.

Dengan sanksi AS yang mencekik ekonomi, inflasi yang memecahkan rekor telah memukul rakyat Iran di tempat yang paling menyakitkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved