Video
VIDEO - Kompetisi Tarkam Ricuh, Walikota Pastikan Kedua Tim Didiskualifikasi
Pria yang akrab disapa Pepen dan ini mengatakan, kericuhan di pertandingan antara tim Kelurahan Bojong Rawalumbu melawan Kelurahan Bantargebang dipicu
Penulis: Syukrillah Al-Amin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM – Keributan yang terjadi dalam kompetisi sepak bola antar kampong yang memperebutkan Piala Wali Kota Cup 2021 membuat Walikota Bekasi Rahmat Effendi marah.
Pria yang akrab disapa Pepen dan ini mengatakan, kericuhan di pertandingan antara tim Kelurahan Bojong Rawalumbu melawan Kelurahan Bantargebang dipicu tensi pertandingan yang cukup tinggi.
"Ya itu (dipicu) pertandingan sepak bola mau event besar atau kecil pasti ada (perselihan), tapi sudah didiskualifikasi," kata Pepen di Stadion Patriot, Senin (8/11/2021).
Dia menjelaskan, kompetisi Wali Kota Cup merupakan ajang pertandingan sepak bola antar keseblasan di kelurahan yang ada di Kota Bekasi.
Sistemnya dibagi ke dalam empat wilayah yang dimainkan di stadion mini tiap kecamatan, babak gugur rencananya akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh BM Peterpan, organisasi yang terdiri dari para simpatisan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
"Kompetisinya rutin anak-anak BMP (BM Peterpan) yang mengadakan, wali kota memfasilitasi piala bergilirnya," ucap Pepen.
Dia mengimbau untuk seluruh peserta kompetisi, diharapkan dapat menyajikan tontonan sepak bola yang bermartabat tidak perlu saling emosi apalagi hingga baku hantam.
"Ya kan sudah kita pesan, ya sajikan teknik bermain bola yang bermartabat yang baik. Sudah difasilitasi dijaga, jangan sampai ada (berantem), kalau ada sesuatu di lapangan ya sudah diskulifikasi saja," jelasnya.
Adapun Wali Kota Cup digelar sekaligus sebagai ajang mencari bibit berbakat sepak bola asli Kota Bekasi, batas pemain yang diperbolehkan mengikuti kompetisi yakni usia 27 tahun.
"Kita kan cari bibit, disamping cari bibit yang sudah ada, kan ini PCB Persipasi (klub bola asal Bekasi) ini kan juga perlu bibit minimal anak-anak yang main, anak anak yang punya bakat di Bekasi," tegas dia.
Sebelumnya diberitakan, Kericuhan terjadi di pertandingan sepak bola Wali Kota Bekasi Cup 2021 antara Kelurahan Bojong Rawalumbu melawan Kelurahan Bantargebang, Minggu (7/11/2021).
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (25/10/2021).
Video detik-detik kericuhan viral di media sosial, sejumlah akun instagram memposting peristiwa yang berlangsung di Stadion Mini Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Kiman Forum RW Kecamatan Bantargebang sekaligus panitia wilayah IV Wali Kota Cup membenarkan insiden kericuhan tersebut.