Breaking News:

Berita Aceh Timur

KSU Bina Meupakat Resmi Bisa Terbitkan Nota Angkutan Arang

Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Meupakat kini memiliki legalitas untuk menerbitkan nota angkutan

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Dok KSU Bina Meupakat.
Lokasi pembibitan mangrove di areal milik Koperasi Serba Usaha, Bina Meupakat, di Desa Keude Birem, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. 

Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Meupakat kini memiliki legalitas untuk menerbitkan nota angkutan kayu dan arang kayu menggrove. 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Meupakat kini memiliki legalitas untuk menerbitkan nota angkutan kayu dan arang kayu menggrove. 

Keabsahan dan legalitas yang diberikan kepada KSU Bina Meupakat yang beralamat di Jalan T Fakinah Nomor 6 Dusun Analisa, Paya Bujok Tunong, Kota Langsa ini tertuang dalam beberapa perizinan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. 

Selain mengantongi perizinan SK Gubernur Aceh No 522.51/BP2T/6244 IUPHKm/XII/2012 tanggal 28 Desember 2012.- 6.095 SK.155/Menhut-II/2012 26 Maret 2012 dengan luas areal 6.095 Ha.

KSU Bina Meupakat, yang diketuai Sufitri MS juga telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Nomor  1297000350682 yang diterbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI tanggal 6 Maret 2021.

Ketua KSU Bina Meupakat, Sufitri MS mengatakan koperasi tersebut juga telah melunasi Provinsi Sumber Daya Hutan (PSDH) melalui Billing kode 820211008535884 yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

"Kita telah menyelesaikan semua kewajiban, sehingga kini sudah sah resmi boleh menerbitkan nota angkutan kayu dan arang kayu," ungkap Sufitri.

Ditambahkannya, kayu bulat dan arang kayu yang diangkut dan dinyatakan resmi dipungut dari areal yang dikelolanya seluas 6.095 Ha setelah didata dan dicatat oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Aceh. (*)

Baca juga: Pelestarian Ekosistem, GPL Tanam 500 Pohon Mangrove di Meulaboh

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved