Internasional
Turki Larang Warga Suriah, Yaman dan Irak Terbang ke Belarusia
Pemerintah Turki melarang warga Suriah, Yaman dan Irak terbang ke Minsk, Belarusi mulai Jumat (12/11/2021).
SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Pemerintah Turki melarang warga Suriah, Yaman dan Irak terbang ke Minsk, Belarusi mulai Jumat (12/11/2021).
Kebijakan itu berpotensi menutup salah satu rute migran ke Uni Eropa.
Eropa menuduh Belarusia menerbang migran ke Eropa.
Sehingga, telah muncul krisis kemanusiaan yang disengaja di perbatasan Polandia.
Ribuan migran, terutama dari Timur Tengah, berlindung dalam kondisi beku di hutan di perbatasan antara Belarus dan negara-negara Uni Eropa Polandia dan Lithuania.
Kedua negara itu menolak membiarkan mereka menyeberang.
Beberapa telah meninggal dan ada kekhawatiran akan keselamatan sisanya saat kondisi musim dingin yang parah mulai terjadi.
Uni Eropa menuduh Belarusia menciptakan krisis sebagai bagian dari serangan hibrida, sebagai balasan saksi.
Baca juga: Rusia Dukung Belarusia Atasi Konflik Migran dengan Polandia, Kirim Pesawat Pembom Nuklir
Eropa menuduh Belarusia memberi visa di Timur Tengah, menerbangkan para migran dan mendorong mereka mencoba melintasi perbatasan secara ilegal.
Brussels dapat memberlakukan sanksi baru terhadap Belarusia dan maskapai penerbangan karena mengangkut para migran pada Senin (15/11/2021).
Belarusia menyangkal membuat krisis, tetapi juga mengatakan tidak dapat membantu menyelesaikannya.
Kecuali Eropa mencabut sanksi sebelumnya, yang diberlakukan Uni Eropa.
Untuk menghukum Presiden Alexander Lukashenko atas tindakan keras terhadap protes jalanan massal pada 2020.
Lukashenko, sekutu dekat Rusia, mengancam minggu ini untuk memotong pasokan gas Rusia ke Eropa melalui jaringan pipa di seluruh wilayah Belarusia.
Pada Jumat (12/11/2021), Kremlin menjauhkan diri dari ancaman itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-airbus-a-321-milik-turkish-airline.jpg)