Jumat, 12 Juni 2026

Berita Aceh Utara

Dua Bocah Utara Tenggelam di Saluran Irigasi, Satu Korban Meninggal

Kedua korban ditemukan oleh warga di saluran irigasi. Satu di antaranya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Foto Kiriman Akmal Daud
Bocah yang meninggal setelah tenggelam di Aceh Utara dibawa ke rumah orang tuanya. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Dua bocah tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di saluran pembuang air kawasan Desa Matang Arongan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara pada Jumat (12/11/2021) petang. 

Kedua bocah malang yang masih ada ikatan keluarga tersebut bernama Teuku Kanzul Karami (5) asal Matang Arongan Tanah Jambo Aye Aceh Utara, dan Kasyifal Mustafi (5) warga Desa Arongan Lise Kecamatan Baktiya. 

“Kemudian kedua korban ditemukan oleh warga, tapi satu diantaranya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Sedangkan satu lagi selamat,” ujar Akmal Daud warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, kepada Serambinews.com, Sabtu (13/11/2021). 

Satu korban yang meninggal baru ditemukan sekitar satu jam lebih setelah tenggelam. Sedangkan yang selamat, ketika ditenggelam cepat diketahui warga yang berada di kawasan itu, sehingga bisa cepat mendapat pertolongan. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Riza FaisalMM Melalui Kapolsek Tanah Jambo aye AKP Ahmad Yani kepada Serambinews.com, menyampaikan kronologis kejadian kedua bocah tenggelam di saluran pembuangan irigasi Dusun Ujung Lawang Gampong Matang Arongan Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Satu bocah ditemukan dalam kondisi selamat yaitu Teuku Kanzul Karami. Sedangkan temannya, Kasyifal Mustafi ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. 

Baca juga: VIDEO - Seorang Polisi di Medan Nyaris Diamuk Masa, Diduga Melakukan Pemerasan

Baca juga: Tangis Haru Ricis jadi Istri Teuku Ryan, Gubernur Aceh Turut Hadir

Awalnya, sekitar pukul 16.20 WIB, korban Teuku Kanzul Karami, putra dari Murtaladan Kasyifal Mustafi, anak  dari Teuku Mansur terlihat sedang bermain di areal sawah di Dusun Ujong Lawan. 

Pukul 17.00 WIB, Sakdiah (53) petani Desa Matang Arongan, Aceh Utara, yang sedang duduk di tembok  saluran pembuangan irigasi, tiba-tiba mendengar suara anak yang sedang minta tolong di dalam saluran itu. 

Kemudian Sakdiah langsung meminta bantuan kepada warga yang berada di sekitarnya. Kemudian, Mahdi (30) petani Desa Matang Arongan langsung menolong Teuku Kanzul Karami sedang berada dalam saluran kondisi timbul tenggelam. 

Sedangkan Kasyifal Mustafi tidak kelihatan lagi, diduga sudah terbawa oleh arus air sekitar 7 meter dari tempat ia tenggelam. 

“Setelah diselamatkan Teuku Kanzul Karami langsung dibawa Mahdi kembali ke tempat kerjanya,” ujar AKP Ahmad Yamani. 

Baca juga: Jelang Indonesia Masters 2021, Ganda Putri Malaysia Thinaah/Tan Akui Masih Alami Jet Lag dari Eropa

Baca juga: VIDEO Oki Setiana Dewi Bikin Postingan Haru di Hari Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan

Kemudian sekira pukul 17.25 WIB, Muslidi (25) warga Desa Matang Arongan  mengetahui ada  teman korban yang masih berada di dalam saluran pembuang. Pemuda bersama warga lainnya pun berusaha mencari dengan menyelam. 

Tak lama kemudian korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, kemudian korban dibawa warga ke klinik terdekat di Desa Keude Munye Peut Kecamatan  Baktiya. 

“Korban meninggal bernama Kasyifal Mustafi kemudian dikebumikan di Desa Arongan Lise Kecamatan Baktiya," pungkas Kapolsek Tanah JamboAye.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved