Breaking News:

Internasional

Somalia Hukum Mati Dua Tentara Uganda, Terbukti Membunuh Tujuh Warga Sipil

Pengadilan Somalia menjatuhkan hukuman terhadap lima tentara Uganda. Mereka bertugas sebagai pasukan Uni Afrika (AU) di Somalia dan dinyatakan

Editor: M Nur Pakar
AFP
Tentara Uganda di Somalia bertugas untuk menumpas kelompok militan al-Shabab dan lainnya. 

SERAMBINEWS.COM, MOGADISHU - Pengadilan Somalia menjatuhkan hukuman terhadap lima tentara Uganda.

Mereka bertugas sebagai pasukan Uni Afrika (AU) di Somalia dan dinyatakan bersalah karena membunuh tujuh warga sipil pada Agustus 2021.

Dua tentara Uganda dijatuhi hukuman mati, tiga lainnya telah dijatuhi hukuman 39 tahun penjara.

Ketiganya akan dipulangkan ke Uganda untuk menjalani hukuman di sana, seperti dilansir AFP, Senin (15/11/2021).

Warga sipil dibunuh secara tidak sah dalam baku tembak di Golweyn, antara pasukannya dan militan al-Shabab, kata AU.

Baca juga: Iran Jadikan Milisi Houthi Yaman Sebagai Penyelundup Senjata ke Somalia

Pasukan Amisom AU telah berada di Somalia selama 14 tahun.

Mereka telah memerangi kelompok Islam al-Shabab yang mempertahankan benteng di beberapa bagian negara itu.

Hampir sepertiga dari 20.000 tentara Amisom berasal dari Uganda, menjadikannya kontingen nasional terbesar.

Putusan pengadilan militer oleh Uganda datang sebulan setelah AU mengumumkan ingin memperluas operasi militernya di Somalia.

Tetapi, harus menunggu persetujuan dari PBB dan pemerintah Somalia.

Baca juga: Ledakan Bom Bunuh Diri di Ibu Kota Somalia Tewaskan 8 Orang, Termasuk Ibu dan Dua Anak

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved