Breaking News:

Kapal Asing

Tangkap Kapal Asing di Pulau Bintan, Otoritas Maritim Liberia Dukung TNI AL

Lebih lanjut dikatakan bahwa apa yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut ini adalah dalam rangka menegakkan hukum sesuai peraturan pemerintah tentang ar

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Foto Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) baru-baru ini menahan kapal-kapal asing di perairan Pulau Bintan dan sekitar Kepulauan Riau Indonesia. 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Menyusul peningkatan penahanan kapal-kapal asing oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) baru-baru ini, di perairan Pulau Bintan dan sekitar Kepulauan Riau Indonesia Otoritas Maritim Liberia, mengeluarkan Maklumat.

Berita pelaut perihal risiko penahanan kapal yang berlabuh di perairan Teritorial Indonesia, sekitar Pulau Bintan bagian Timur, karena berlabuh atau mengapung secara ilegal, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, kepada pihak berwenang setempat.

Baca juga: Pria Berbaju Hitam Terekam CCTV Masuk ke Rumah Warga Bikin Kaget

“Hal ini sebagai bentuk dukungan dari Otoritas Maritim Liberia, terhadap penegakan kedaulatan dan hukum yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut, serta kepedulian terhadap semua pemilik kapal, operator dan nakhoda kapal khususnya yang berbendera Liberia,” ungkap Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, SE, MM, dalam keterangan tertulis, kepada Serambinews.com, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Perwira TNI AL Disebut Dibayar Rp4,2 Miliar Bebaskan Kapal Asing, KSAL Yudo Margono Tantang Buktikan

Lebih lanjut dikatakan bahwa apa yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut ini adalah dalam rangka menegakkan hukum sesuai peraturan pemerintah tentang area lego jangkar yang telah ditentukan.

“Bagaimana mungkin kapal-kapal yang antre memasuki pelabuhan Singapura melakukan lego jangkar di perairan teritorial Indonesia. Secara ekonomi Indonesia dirugikan, dengan kata lain, Singapura mendapatkan manfaat secara ekonomi, Indonesia dapat sampahnya,” tegasnya.

Baca juga: Polda Gelar Apel Pengamanan Sambut Kedatangan Wapres Besok ke Aceh

Seperti yang dimuat dalam Marine Advisory 12/2021, TNI AL menangkap kapal-kapal yang sedang lego jangkar di laut territorial Indonesia.

Karena menganggap atau diduga aktivitas tersebut melanggar UU RI No. 17/2008 tentang Pelayaran.

Peringatan untuk mematuhi aturan hukum bagi kapal-kapal yang akan lego di perairan Indonesia adalah maklumat dari Otoritas Maritim Liberia kepada seluruh komunitas Maritim.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved