Video
VIDEO - Mahasiswa Minta KPK Usut Kasus Bisnis PCR dan Tangkap Koruptor di 23 Kabupaten/Kota di Aceh
Mahasiswa mendesak KPK-RI untuk segera memeriksa dua menteri yang diduga terlibat dalam bisnis PCR
Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Elemen mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar demonstrasi di depan gedung DPRK Lhokseumawe, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.
Aksi ini untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidili dugaan bisnis dalam pengadaan tes PCR.
Pantauan Serambinews.com, aksi diikuti oleh belasan mahasiswa. Mereka mengusung sejumlah poster. Para orator pun berorasi secara bergantian.
Tidak lama kemudian, Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T Sofianus bersama sejumlah anggota DPRK Lhokseumawe lainnya, keluar untuk bertemu dengan para mahasiswa.
Lalu para mahasiswa menyerahkan petisi kepada T Sofianus.
Koordinator Aksi, Martha Beruh, menyebutkan, beberapa hari yang lalu tepatnya 4 November 2021, Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) telah melaporkan ke KPK terkait dugaan bisnis PCR.
Namun sampai hari ini belum ada progres dari KPK untuk melakukan pemanggilan pihak terkait.
Maka dari itu mahasiswa mendesak KPK-RI untuk segera memeriksa dua menteri yang diduga terlibat dalam bisnis PCR antara lain Luhut Binsar Panjahitan (Menko Marves) dan Erick Thohir (Menteri BUMN).
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga meminta KPK melakukan sapu bersih koruptor di 23 Kabupaten/kota di Aceh.(*)
Narator: Ardiansyah
Video Editor: M Anshar