Berita Lhokseumawe
Babinsa Kodim Aceh Utara Ajari Santri Cara Budidaya Ulat Maggot, Begini Potensi Ekonominya
Berkeyakinan dangan kemampuan yang dimilikinya, Serda Syamsuddin mengajarkan cara budidaya ulat maggot dari lalat Black Soldier Fly.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi saat ini tentunya berpengaruh pada pendapatan masyarakat.
Namun begitu, hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat kalangan bawah.
Serda Syamsuddin, warga asal Aceh Utara adalah sosok Babinsa yang berdinas di Koramil 29/Langkahan, Kodim 0103/Aceh Utara.
Di tengah kesibukannya menjalankan tugas pokok sehari-hari di desa binaannya, akan tetapi Serda Syamsuddin berupaya memanfaatkan waktu luang yang ada untuk bisa mengajarkan masyarakat agar lebih kreatif dan produktif sehingga memiliki penghasilan.
Berkeyakinan dangan kemampuan yang dimilikinya, Serda Syamsuddin mengajarkan cara budidaya ulat maggot dari lalat Black Soldier Fly.
Babinsa ini mengajarkan kepada para santri dan santriwati Tahfidzul Quran Yatim Piatu dan Dhuafa Hidayatullah di Desa Cot Dua Nisam, Kecamatan Blang Karieng, Aceh Utara, bagaimana cara beternak ulat tersebut.
Baca juga: VIDEO Belajar Budidaya Maggot dari Kolonel Cpl Reki Feriyanto Aslog Kasdam IM
Ia mengajarkan cara budidaya ulat maggot dengan tujuan, selain dapat bermanfaat dalam kebersihan lingkungan, juga bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat agar bisa memiliki penghasilan.
"Selain caranya sangat mudah, para santri pada saat istrahat belajar, bisa melakukan aktivitas budidaya ikan dan ayam di sekitar pesantren,” urai dia.
“Dan pakannya dari ulat maggot yang dikembangkan ini. Jadi tidak lagi harus keluarkan biaya mahal untuk membeli pakan dan Alhamdulillah bisa berpenghasilan," ungkap Serda Syamsuddin kepada Serambinews.com, Selasa (16/11/2021).
Sementara itu, Danramil Nisam Kodim 0103/Aceh Utara, Kapten Czi Teguh Suswantono memimpin langsung pembangunan fasilitas budidaya ulat maggot di dayah yang sekaligus menjadi binaannya tersebut.
“Saya ingin anak-anak santri ini, selain memiliki ilmu agama yang cukup juga memiliki keterampilan usaha agar nantinya mampu hidup mandiri,” ucap Danramil.
“ Selain itu, tentunya mereka bisa menambah gizi dari daging ikan dan ayam yang mereka pelihara sendiri dan pakannya dari ulat maggot yang memiliki protein tinggi,” papar Kapten Czi Teguh Suswantono.
Baca juga: Prajurit Korem Lilawangsa Ajak Ternak Maggot untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat
“Kita juga akan melatih anak-anak kami para santri, siklus perawatan ulat maggot ini. Bagaimana memberi pakan dan memanennya,” demikian Kapten Teguh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ulat-maggot-1611.jpg)