Berita Banda Aceh
4 Kabupaten di Aceh Laksanakan Sekolah Penggerak, Ini Lokasinya
Ia meminta kepada Menteri Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim, supaya ke depan jumlah sekolah penggerak ditambah terus di Aceh.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Ia meminta kepada Menteri Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim, supaya ke depan jumlah sekolah penggerak ditambah terus di Aceh.
Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tahun ini sebanyak empat kabupaten/kota di Aceh berpartisipasi dalam melaksanakan sekolah penggerak.
Sebagai dukungan untuk program itu, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Paud Dikmas) Aceh menggelar Forum Pemangku Kepentingan Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 1 Banda Aceh, Selasa (16/11) di Aula BP PAUD dan Dikmas Aceh, Lubok Sukon, Aceh Besar.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri mengatakan, ada empat kabupaten/kota di Aceh yang tahun ini melaksanakan Program Sekolah Penggerak, yaitu Banda Aceh, Bireuen, Aceh Barat Daya, dan Nagan Raya.
“Mudah-mudahan ini menjadi katalisator ya untuk penggerak sekolah ini,” ujarnya.
Ia meminta kepada Menteri Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim, supaya ke depan jumlah sekolah penggerak ditambah terus di Aceh.
Katanya, melalui forum pemangku kepentingan, nanti dapat dirumuskan kurikulum dan sistem pembelajarannya. Apalagi saat ini Aceh sedang menuju ke era digitalisasi belajar.
Baca juga: Ribuan Warga Ikut Vaksinasi Massal
Baca juga: Dorong Aceh Perbanyak Mal Pelayanan Publik
“Saya berkeinginan para guru penggerak ini paham sekali soal IT, kalau bisa nanti mengajar pakai modul, jadi dari rumah sudah disiapkan, nanti akan siapkan juga perangkat,” ujar Alhudri.
Kepala BP PAUD dan Dikmas Aceh, As`ari, S.Pd, M.Pd saat pertemuan pemangku kepentingan Banda Aceh kemarin menyampaikan, kepada seluruh Pemangku Kepentingan diharapkan untuk dapat mendukung program PSP yang sedang berlangsung di Banda Aceh.
Menurutnya, seluruh unsur pemangku kepentingan harus saling bekerjasama, guna mendukung terlaksananya program sekolah penggerak di ibu kota provinsi itu.
Pada kegiatan itu juga turut dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila.
Kemudian juga dilakukan penyusunan program rencana kegiatan selama 6 bulan ke depan, strategi pelaksanaan, dan penentuan penanggung jawab kegiatan program sekolah penggerak. Kegiatan itu diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah dan Guru dipandu oleh Pelatih Ahli PSP.
Sehingga kegiatan yang dilaksanakan di Sekolah Penggerak dapat berlangsung secara berkesinambungan serta berorientasi pada hasil. Kegiatan forum ini direncanakan akan dilaksanakan kembali pada April 2022. (*)
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Lebat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f202117nas.jpg)