Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Sering Dilanda Banjir, Anggota DPRK Pijay Pertanyakan Penanganan Infrastruktur SMP 1 Bandar Baru

"Ini patut dipertanyakan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang selalu mengalokasikan dana untuk pembangunan.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM / IDRIS ISMAIL
Anggota DPRK Pidie Jaya dari Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas dana pada Disdik 2022 di gedung dewan setempat, Sabtu (20/11/2021). SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

"Ini patut dipertanyakan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang selalu mengalokasikan dana untuk pembangunan.

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU  - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya (Pijay) mempertanyakan  pembangunan infrastruktur di SMPN 1 Kecamatan Bandar Baru Kabupaten setempat.

Dinilai tidak efektif sehingga menyebabkan komplek sekolah setempat kerap tergenang  luapan air sungai Krueng Putu.

"Ini patut dipertanyakan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang selalu mengalokasikan dana untuk pembangunan.

Namun persoalan genangan air belum terjawab solusi dalam menangani persoalan banjir luapan, "sebut anggota DPRK Pijay,  Saifullah kepada Serambinews.com,,  Sabtu (20/11/2021) usai pembahasana Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) di gedung DPRK Pijay.

Baca juga: 192 Pramuka Bireuen Ikut Juang Penegak Jilid II, Begini Kegiatannya

Baca juga: Move on dari Kiwil, Rohimah Mantap Tunangan dengan Rommi Halley: Ya Allah Sudah Saatnya

Baca juga: Buruan! Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harganya

Djelaskan juga, dari pengecekan lokasi komplek SMPN 1 Bandar Baru selama ini,  tiga lokal (kelas) dari puluhan lokal lainnya kerap menjadi 'Singgahan' air genangan air yang sangat mengusik bagi kenyamanan terhadap kelangsungan aktivitas proses belajar mengajar.

Maka dengan adanya alokasi dana pada Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2022 kembali untuk penimbunan dalam mengatasi luapan air sungai serta genangan air.

"Karenanya,  Disdikbud jangan hanya sebatas berorientasi pada fokus 'Proyek' penimbunan atau peningkatan saja sehingga upaya penyelesaian masalah ini agar tidak menjadi sia-sia belaka,"jelasnya.

Kepala Disdikbud Pijay, M Nasir SPd kepada Serambinews.com,  Sabtu (20/11/2021) mengatakan, usulan dana penimbunan lewat APBK 2022 ini yang disampaikan oleh pihak sekolah terkait sebagai langkah dalam menyelesaikan masalah genangan air akibat luapan banjir. 

"Upaya ini dilakukan untuk mengatasi masalah secara maksimal agar SMPN 1 Bandar Baru terbebas dari genangan air luapan sungai,"pungkasnya.  (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved