Breaking News:

Berita Pidie

2 Pelajar di Pidie DBD, Kakak dan Adik Sepupu, Orangtua Minta Dinkes Fogging, Ini Tanggapan Kadiskes

Faisal (47), warga Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, mengatakan anak perempuannya Khalda (13), terkena DBD, sehingga harus dirawat di Rumah

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Pelajar yang mengalami penyakit DBD dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Sigli 

Faisal (47), warga Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, mengatakan anak perempuannya Khalda (13), terkena DBD, sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Citra Husada Sigli. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang dua pelajar di Pidie, yakni Khalda (13) dan Dalfa (9) yang merupakan kakak dan adik sepupu.  

DBD rentan menyerang warga disaat musim penghujan akibat penularan nyamuk aedes agibty. 

Faisal (47), warga Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, mengatakan anak perempuannya Khalda (13), terkena DBD, sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Citra Husada Sigli. 

Buah hatinya sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit, yang akhirnya diizinkan pulang oleh dokter.

"Alhamdulillah anak saya telah sembuh dan sekarang berobat jalan di rumah," kata Faisal kepada Serambinews.com, Sabtu (20/11/2021). 

Baca juga: Cegah DBD, Rutan Tapaktuan Lakukan Fogging di Area Blok Hunian WBP

Baca juga: Hari Ketiga Kena DBD, Kondisi Zaskia Adya Mecca Makin Drop, Sebelumnya Rawat Jalan

Baca juga: Kondisi Zaskia Mecca 3 Hari Berjuang Lawan DBD hingga Ganti Selang Infus Sehari 2 Kali

Faisal mengatakan selain anak kandungnya, anak adik kandungnya atau keponakannya bernama Dalfa (9) warga Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, juga terserang DBD. 

Menurutnya, saat ini penyakit DBD rentan terjadi di seputaran Pesantren Alfurqan Bambi, Kecamatan Peukan Baro.

Kemudian di Gampong Lampeudeu Baroh dan Blang Paseh. 

Dinkes Pidie harus melakukan fogging atau pengasapan untuk mematikan jentik nyamuk aedes agibty.

"Kita berharap Dinas Kesehatan Pidie harus cepat menangani penyakit DBD sebelum meluas ke kecamatan lain," harap Faisal.  

Dikonfirmasi Serambinews.com secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K), mengatakan Kecamatan Kota Sigli dan Pidie merupakan basis DBD saat musim penghujan.

Menurutnya, untuk memberantas jentik nyamuk aedes agibty, dinas akan melakukan penyuluhan tentang DBD. 

Kemudian, masyarakat harus melakukan gotong royong bersama dan mengajak kader untuk memberantas jentik nyamuk yang menyebabkan warga terserang DBD. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved