Perombakan Pengurus NasDem Aceh
Ekses Pergantian Toke Awi, Tujuh Pengurus NasDem Aceh Mundur
Setelah Toke Awi mundur, tujuh orang pengurus DPW Partai NasDem Aceh lainnya juga mundur dalam waktu hampir bersamaan.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - DPW Partai NasDem Aceh kini menghadapi persoalan internal partai. Sejumlah pengurus diketahui mundur dari kepartaian.
Sikap itu diambil setelah terjadinya perombakan pengurus DPW Partai NasDem Aceh beberapa hari lalu, yang mana salah satu posisi yang diganti sekretaris DPW.
Sebelumnya jabatan sekretaris dijabat oleh Nahrawi Nurdin alias Toke Awi yang belakangan diketahui mundur dari Partai NasDem.
Kini jabatan itu dipegang oleh Muslim Ayub, mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang hijrah ke NasDem pada Agustus lalu.
Setelah Toke Awi mundur, ada tujuh orang pengurus lainnya ikut mundur dalam waktu hampir bersamaan. Alasannya sama, mereka mengaku kecewa dengan sikap ketua DPW, Teuku Taufiqulhadi.
Mereka yang mundur adalah Sophan Sofyan, Wahyu Saputra SE, H Ilham Fahrul Fajar, Muhammad Idrawan Nasution, Junaidi, Marwan SE, dan Teuku Rahmad Iqbal. Mereka yang mundur ikut dirotasi dari jabatan sebelumnya dalam perombakan kali ini.
Di sisi lain, perombakan ini terbilang sangat cepat karena usia kepengurusan di bawah ketua Teuku Taufiqulhadi belum genap tiga bulan.
Baca juga: BREAKING NEWS - Toke Awi Mundur dari Partai NasDem, Saya Merasa Dipermalukan
Baca juga: Setelah Pengurus Partai, Giliran Sekwil Garda Pemuda NasDem Aceh Mundur
Sophan Sofyan yang sebelum mundur menjabat Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Infrastruktur saat dikonfirmasi Serambinews.com mengaku mundur dari partai karena kecewa dengan sikap ketua.
“Benar saya mundur karena dipimpin oleh ketua yang tidak punya komitmen membesarkan partai,” ungkap Sophan Sofyan.
Pernyataan yang sama juga disampaikan Wahyu Saputra yang menjabat Wakil Ketua Bidang Pertanian, Peternakan dan kemandirian Desa sebelum mundur.
Ia mengungkapkan alasan mundur karena sudah tidak sejalan dengan gaya kepemimpinan ketua partai, Taufiqulhadi. Dalam mengambil tindakan, Taufiqulhadi menurut Wahyu, tidak berdasarkan keputusan rapat wilayah.
Junaidi juga mengungkapkan persoalan yang terjadi di internal partai. Sebelum dilakukan perombakan pengurus, Junaidi menjabat sebagai wakil ketua, namun setelah terjadinya perombakan ditempatkan sebagai anggota Dewan Pakar Daerah.
“Tidak sejalan dengan kepemimpinan DPW Partai NasDem Aceh yang sudah jauh dari ‘ruh’ dan gagasan restorasi yang akrab didengungkan oleh H Surya Dharma Paloh selaku Ketua Umum DPP dan pendiri partai,” ungkapnya singkat.
Baca juga: Teuku Taufiqulhadi dan Muslim Ayub Targetkan 12 Kursi DPRA dari NasDem
Berikut jabatan tujuh pengurus yang mundur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/toke-awi-dan-muslim-ayub.jpg)